Bos Pentagon Minta Negara-negara Lain Gabung AS Lawan China di Indo-Pasifik

Sabtu, 29 Agustus 2020 - 00:04 WIB
loading...
Bos Pentagon Minta Negara-negara...
Menteri Pertahanan Amerika Serikat Mark Esper. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Kepala Pentagon atau Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Mark Esper meminta negara-negara lain untuk bekerja dengan Amerika Serikat agar lebih efektif melawan China di Indo-Pasifik. Dia mengatakan bahwa kawasan tersebut telah menjadi pusat persaingan kekuatan dengan Beijing.

Dalam pidatonya di Hawaii, Esper mengatakan Departemen Pertahanan AS semakin fokus pada China sebagai ancaman di Indo-Pasifik dan secara global, sebagai tanggapan atas apa yang dia gambarkan sebagai tindakan Beijing yang merusak tatanan internasional dan modernisasi agresif Tentara Pembebasan Rakyat (PLA)-nya. (Baca: Memanas, China Usir Kapal Perang AS dari Laut China Selatan )

Menurutnya, strategi AS akan mencakup memperkuat aliansi, memperkuat kemampuan militer AS dan memperluas jaringan mitra yang berpikiran sama.

"Indo-Pasifik adalah episentrum persaingan kekuatan besar dengan China,” katanya, seperti dikutip South China Morning Post, Jumat (28/8/2020). “Kami tidak akan menyerahkan wilayah ini—satu inci tanah, jika Anda mau—ke negara lain, negara lain yang memikirkan bentuk pemerintahan mereka, pandangan mereka tentang hak asasi manusia, pandangan mereka tentang kedaulatan, pandangan mereka tentang kebebasan pers, kebebasan beragama, kebebasan berkumpul, semua hal itu, yang entah bagaimana itu lebih baik dari apa yang banyak dari kita bagikan," papar bos Pentagon tersebut.

Pernyataannya mencerminkan memburuknya hubungan yang cepat antara China dan AS, karena Beijing telah memperluas pengaruh globalnya secara lebih agresif sementara Washington telah mendorong lebih keras terhadap Beijing dalam hal perdagangan, teknologi, hak asasi manusia, pandemi virus corona, dan klaimnya yang meluas di Laut China Selatan . Esper dijadwalkan minggu ini untuk terbang ke Guam dan Palau, negara kecil di Pasifik yang jadi salah satu dari 15 sekutu diplomatik yang tersisa untuk Taiwan yang demokratis. Beijing sendiri masih mengklaim Taiwan sebagai miliknya. (Baca: AS: Tembakkan Rudal Pembunuh Kapal Induk, China Makin Guncang Laut China Selatan )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
Seperempat Laga Piala...
Seperempat Laga Piala Dunia 2026 Berisiko Tinggi
Krisis Demografi China:...
Krisis Demografi China: Pemerintah Dorong Gerakan Lansia Merawat Lansia
Laba Maskapai Penerbangan...
Laba Maskapai Penerbangan Global Diprediksi Anjlok Imbas Lonjakan Harga Avtur 
Rekomendasi
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
Mendagri Minta Tambahan,...
Mendagri Minta Tambahan, Total Pagu Anggaran 2027 Rp10 Triliun
Berita Terkini
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved