Iran Peringatkan Serangan Israel di Beirut Eskalasi Berbahaya yang Ubah Permainan
Sabtu, 28 September 2024 - 12:15 WIB
loading...
Asap mengepul di atas bangunan yang hancur setelah serangan Israel selama pekerjaan pembersihan puing-puing dengan mesin konstruksi di wilayah Dahieh, Beirut, Lebanon pada 27 September 2024. Foto/Ahmad Laila/Anadolu Agency
A
A
A
TEHERAN - Kedutaan Besar Iran di Lebanon mengatakan serangan Israel di pinggiran selatan Beirut merupakan eskalasi berbahaya yang mengubah permainan yang akan "memberikan hukuman yang pantas kepada pelakunya".
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Nasser Kanaani mengatakan serangan itu adalah "kejahatan perang" yang harus dipertanggungjawabkan kepada Israel dan Amerika Serikat (AS).
"Serangan biadab ini, yang dilakukan dengan bom yang disumbangkan oleh rezim AS kepada rezim Zionis yang jahat adalah kejahatan perang yang jelas dan tidak dapat disangkal. Oleh karena itu, rezim Amerika juga merupakan kaki tangan bersama dengan rezim Zionis dan harus dimintai pertanggungjawaban," tegas Kanaani, dilansir media pemerintah.
Pemimpin gerakan Syiah Hizbullah, Hassan Nasrallah, masih hidup setelah serangan udara “besar-besaran” di markas besar kelompok itu.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Nasser Kanaani mengatakan serangan itu adalah "kejahatan perang" yang harus dipertanggungjawabkan kepada Israel dan Amerika Serikat (AS).
"Serangan biadab ini, yang dilakukan dengan bom yang disumbangkan oleh rezim AS kepada rezim Zionis yang jahat adalah kejahatan perang yang jelas dan tidak dapat disangkal. Oleh karena itu, rezim Amerika juga merupakan kaki tangan bersama dengan rezim Zionis dan harus dimintai pertanggungjawaban," tegas Kanaani, dilansir media pemerintah.
Pemimpin gerakan Syiah Hizbullah, Hassan Nasrallah, masih hidup setelah serangan udara “besar-besaran” di markas besar kelompok itu.
Lihat Juga :