Tidak Kalahkan Militer Rusia, Ini Cara Zelensky Tundukkan Putin

Selasa, 17 September 2024 - 08:48 WIB
loading...
Tidak Kalahkan Militer...
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyatakan satu-satunya cara menundukkan Presiden Rusia Vladimir Putin adalah dengan hancurkan kehidupan nyaman warga biasa Rusia. Foto/AP Photo/Efrem Lukatsky
A A A
KYIV - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan satu-satunya cara menundukkan Presiden Rusia Vladimir Putin agar bersedia berunding adalah menghancurkan "kehidupan nyaman” warga biasa Rusia.

Cara itu dipilih Zelensky, alih-alih adu kekuatan untuk mengalahkan militer Rusia.

Zelensky menyampaikan pernyataan tersebut dalam sebuah wawancara dengan Fareed Zakaria dari CNN.

Dia mengeklaim Putin tidak ingin berunding untuk mengakhiri perang antara kedua negara, yang menunjukkan bahwa hanya opini populer di dalam negeri Rusia yang dapat menekannya untuk bersedia berunding.

Baca Juga: Gertak AS, Rusia Diserukan Bangun Replika Gedung Putih lalu Dibom Nuklir

“Saya yakin dia hanya takut pada satu hal. Tidak ada pemimpin, tidak ada negara, tidak ada apa pun. Dia takut pada masyarakatnya, rakyat Rusia,” tegas Zelensky.

"Jika rakyat Rusia dalam bahaya, jika mereka tidak memiliki kehidupan yang nyaman, jika mereka hidup tanpa energi, seperti rakyat kami, mereka akan memahami harga perang. Mereka tidak akan senang dengan hal itu dan akan mulai memengaruhinya, Putin," papar Zelensky, yang dikutip Russia Today, Selasa (17/9/2024).

Beda dengan klaim Zelensky, Moskow mengeklaim telah berulang kali menyatakan kesiapan untuk bernegosiasi selama perang berlangsung.

Pada awal permusuhan, kedua belah pihak sebenarnya hampir mencapai kesepakatan damai di Istanbul, tetapi pembicaraan akhirnya terhenti karena tekanan yang diberikan oleh sponsor Barat yang pro-Ukraina.

Sejak saat itu, Kyiv telah mengambil berbagai langkah untuk mencegah pembicaraan potensial tersebut dilanjutkan, termasuk Zelensky secara tegas melarang negosiasi dengan Moskow.

Namun, sikap Rusia terhadap negosiasi telah berubah setelah invasi balik Ukraina yang sedang berlangsung di wilayah Kursk, yang diluncurkan pada awal Agustus.

Serangan balik tersebut mendorong Putin untuk menarik tawaran gencatan senjata yang telah diajukannya awal tahun ini.

Sebelumnya, Putin mengatakan akan mendukung gencatan senjata segera jika Kyiv menyetujui konsesi militer dan politik tertentu.

Perubahan nyata dalam posisi Moskow terkait masalah ini telah dijelaskan lebih lanjut oleh pejabat tinggi Rusia lainnya, termasuk mantan Menteri Pertahanan dan kepala Dewan Keamanan, Sergey Shoigu.

Minggu lalu, Shoigu menuduh Kyiv melakukan "terorisme tingkat tinggi" atas upayanya untuk menargetkan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Kursk.

"Kami tidak bernegosiasi dengan teroris, tidak sedang bernegosiasi, dan tidak akan—dan itulah mereka," katanya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
AS Rilis Paspor Edisi...
AS Rilis Paspor Edisi Terbatas Bergambar Trump, Begini Wujudnya
Rekomendasi
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
Dari Sampang, Rihul...
Dari Sampang, Rihul CZ Bangun Peluang Lewat Konten Digital
Berita Terkini
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
Infografis
Perang Pecah, Ini Perbandingan...
Perang Pecah, Ini Perbandingan Kekuatan Militer Thailand vs Kamboja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved