Filipina Tangkap Pendeta yang Mengaku Anak Tuhan karena Mengendalikan Perdagangan Seks
Minggu, 08 September 2024 - 20:45 WIB
loading...
Apollo Carreon Quiboloy ditangkap karena terjerat pedagangan seks. Foto/AP
A
A
A
MANILA - Seorang pendeta Filipina berpengaruh yang didakwa dengan perdagangan seks yang telah lama menjadi sekutu mantan Presiden Filipina Rodrigo Duterte telah ditangkap oleh pihak berwenang.
Sekretaris Departemen Dalam Negeri Benhur Abalos mengumumkan penangkapan Apollo Quiboloy dalam sebuah unggahan singkat di media sosial pada Minggu. Ia tidak mengatakan di mana pendeta tersebut ditangkap.
Namun, “pemilik alam semesta” dan “anak Tuhan yang ditunjuk” diyakini bersembunyi di bunker di kompleks gereja yang luas milik gerejanya, Kingdom of Jesus Christ (KOJC), di kota Davao bagian selatan, basis Duterte.
Dalam konferensi pers, Nicolas Torre, direktur polisi regional di Davao, mengonfirmasi penangkapan Quiboloy. Ia mengatakan bahwa ia diberi tahu bahwa Quiboloy menyerahkan diri kepada pihak berwenang.
Pada bulan Juni tahun ini, Departemen Kehakiman Filipina mendakwa pendeta tersebut dengan tuduhan pelecehan seksual yang mendorong pengadilan untuk mengeluarkan surat perintah penangkapannya. Lima anggota gereja lainnya juga didakwa dengan tuduhan perdagangan manusia dan tindakan pelecehan anak lainnya.
Sekretaris Departemen Dalam Negeri Benhur Abalos mengumumkan penangkapan Apollo Quiboloy dalam sebuah unggahan singkat di media sosial pada Minggu. Ia tidak mengatakan di mana pendeta tersebut ditangkap.
Namun, “pemilik alam semesta” dan “anak Tuhan yang ditunjuk” diyakini bersembunyi di bunker di kompleks gereja yang luas milik gerejanya, Kingdom of Jesus Christ (KOJC), di kota Davao bagian selatan, basis Duterte.
Dalam konferensi pers, Nicolas Torre, direktur polisi regional di Davao, mengonfirmasi penangkapan Quiboloy. Ia mengatakan bahwa ia diberi tahu bahwa Quiboloy menyerahkan diri kepada pihak berwenang.
Pada bulan Juni tahun ini, Departemen Kehakiman Filipina mendakwa pendeta tersebut dengan tuduhan pelecehan seksual yang mendorong pengadilan untuk mengeluarkan surat perintah penangkapannya. Lima anggota gereja lainnya juga didakwa dengan tuduhan perdagangan manusia dan tindakan pelecehan anak lainnya.
Lihat Juga :