Disebut sebagai Pahlawan, Ribuan Rakyat Filipina Tuntut Pembebasan Duterte

Minggu, 16 Maret 2025 - 19:10 WIB
loading...
Disebut sebagai Pahlawan,...
Ribuan rakyat Filipina gelar demonstrasi menuntut pembebasan mantan presiden Rodrigo Duterte. Foto/Xinhua/Peng Ziyang
A A A
MANILA - Sekitar 20.000 orang mengikuti demonstrasi di Kota Davao, Filipina , pada hari Minggu untuk menuntut pembebasan dan pemulangan mantan Presiden Rodrigo Duterte, yang diadili di Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) atas dugaan kejahatan terhadap kemanusiaan selama perang melawan narkoba.

Para pendukung Duterte mengubah perayaan ulang tahun ke-88 kota kelahirannya, kota Davao, menjadi unjuk kekuatan, meneriakkan yel-yel untuk pengembalian mantan presiden yang menjabat sebagai wali kota, situs berita berbahasa Inggris lokal Rapper.com melaporkan.

Mantan presiden yang ditahan itu mencalonkan diri untuk jabatan wali kota Davao untuk masa jabatan kedua setelah jeda 22 tahun dalam pemilihan badan lokal bulan Mei.

Protes tersebut meliputi rapat umum doa di Taman Rizal, dekat balai kota.

Melansir Anadolu, Duterte diangkut ke Den Haag untuk diadili pada hari Rabu lalu setelah ia ditangkap di Bandara Internasional Manila saat tiba dari Hong Kong.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Bermusuhan dengan China,...
Bermusuhan dengan China, Negara Tetangga Indonesia Ini Tingkatkan Anggaran Militernya
Demi Tangkap Bandar...
Demi Tangkap Bandar Narkoba, Para Anggota Polisi Rela Berpakaian Wanita dan Menari
Diburu ICC, Sekutu Duterte...
Diburu ICC, Sekutu Duterte Diperingatkan Tak Kabur dari Filipina
4 Upaya Penyelundupan...
4 Upaya Penyelundupan Narkoba ke Lapas dan Rutan Salemba Digagalkan, Disembunyikan di Organ Intim hingga Botol Obat
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Gawat! Delegasi Iran...
Gawat! Delegasi Iran Walk Out dari Perundingan Damai dengan AS
Rekomendasi
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Timnas Amerika Serikat...
Timnas Amerika Serikat Dapat Jalur Relatif Mudah ke Semifinal Piala Dunia 2026
Haaland Cetak Brace,...
Haaland Cetak Brace, Norwegia Paksa Senegal Angkat Koper Lebih Cepat
Berita Terkini
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Infografis
Ayesha Farooq, Pilot...
Ayesha Farooq, Pilot Jet Tempur Perempuan Pakistan yang Jadi Pahlawan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved