Pemerintah Hong Kong Kucurkan Lebih Banyak Bantuan untuk Warga
Rabu, 23 Oktober 2019 - 02:15 WIB

Pemerintah Hong Kong Kucurkan Lebih Banyak Bantuan untuk Warga
A
A
A
HONG KONG - Pemerintah Hong Kong mengumumkan bantuan keuangan tambahan untuk warganya yang sedang mengalami krisis politik dan resesi pertama dalam satu dekade.
Unjuk rasa selama lima bulan terakhir telah merusak citra Hong Kong sebagai pusat keuangan Asia dan merusak seluruh sektor pariwisata serta ritel. Banyak bisnis harus tutup akibat unjuk rasa yang tampaknya tak akan segera berakhir itu.
Menteri Keuangan Hong Kong Paul Chan mengumumkan dukungan dana USD255 juta untuk membantu perekonomian kota tersebut, terutama pada industri transportasi, pariwisata dan ritel. "Sejak situasi ekonomi memburuk sangat cepat, kami mengumumkan paket ini menargetkan sektor-sektor tertentu yang terkena dampak terbesar," ujar Chan.
Langkah ini setelah peluncuran paket bantuan USD2,4 miliar pada Agustus untuk mendukung bisnis dan warga kurang mampu. Chan menjelaskan, lebih banyak bantuan akan diberikan jika diperlukan.
Menurut dia, kebijakan ini akan meningkatkan kemungkinan defisit fiskal, tapi keuangan pemerintah kuat.
Para pejabat pemerintah menyatakan obat terbaik bagi ekonomi adalah unjuk rasa yang lebih sedikit dan lebih damai. "Jika masyarakat dapat lebih harmoni, dengan demonstrasi berkurang, dan mungkin menghentikan kekerasan, itu akan membantu lebih dari apa yang kami dapat tawarkan," papar Menteri Transportasi dan Perumahan Hong Kong Frank Chan.
Unjuk rasa selama lima bulan terakhir telah merusak citra Hong Kong sebagai pusat keuangan Asia dan merusak seluruh sektor pariwisata serta ritel. Banyak bisnis harus tutup akibat unjuk rasa yang tampaknya tak akan segera berakhir itu.
Menteri Keuangan Hong Kong Paul Chan mengumumkan dukungan dana USD255 juta untuk membantu perekonomian kota tersebut, terutama pada industri transportasi, pariwisata dan ritel. "Sejak situasi ekonomi memburuk sangat cepat, kami mengumumkan paket ini menargetkan sektor-sektor tertentu yang terkena dampak terbesar," ujar Chan.
Langkah ini setelah peluncuran paket bantuan USD2,4 miliar pada Agustus untuk mendukung bisnis dan warga kurang mampu. Chan menjelaskan, lebih banyak bantuan akan diberikan jika diperlukan.
Menurut dia, kebijakan ini akan meningkatkan kemungkinan defisit fiskal, tapi keuangan pemerintah kuat.
Para pejabat pemerintah menyatakan obat terbaik bagi ekonomi adalah unjuk rasa yang lebih sedikit dan lebih damai. "Jika masyarakat dapat lebih harmoni, dengan demonstrasi berkurang, dan mungkin menghentikan kekerasan, itu akan membantu lebih dari apa yang kami dapat tawarkan," papar Menteri Transportasi dan Perumahan Hong Kong Frank Chan.
(sfn)