6 Alasan PM Jepang Fumio Kishida Mundur dari Ketua LDP, dari Regenerasi Pemimpin hingga Kebijakan Kontroversial

Rabu, 21 Agustus 2024 - 20:15 WIB
loading...
A A A
Sebagian besar pemilih Jepang tidak akan memiliki suara karena LDP memilih pemimpin dalam pemungutan suara yang dibatasi pada 1,1 juta anggota partai yang membayar iuran.

Mereka akan memberikan suara dalam sistem yang membagi kekuasaan antara anggota parlemen terpilih partai dan keanggotaannya secara umum, dengan masing-masing kelompok memperoleh 50% suara.

Baca Juga: 5 Pantai Pasir Putih Terbaik di Jepang, Nomor 4 Cocok Didatangi saat Bulan Madu

4. Memberikan Kesempatan pada Politikus Perempuan

Sementara suara kepemimpinan LDP telah lama dianggap didominasi oleh para pemimpin faksi partai yang kuat, para ahli mengatakan hal itu kurang pasti karena semua kecuali satu dari faksi formal mengumumkan pembubaran mereka setelah skandal korupsi partai, dalam sebuah langkah yang dipimpin oleh Kishida.

Siapa saja calon yang mungkin? Belum jelas siapa yang memimpin persaingan untuk menggantikan Kishida, dengan spekulasi yang berfokus pada beberapa anggota senior LDP.

Tiga dari nama-nama tersebut adalah perempuan, yang meningkatkan kemungkinan terobosan dalam politik Jepang yang didominasi laki-laki.

Para ahli mengatakan kebutuhan LDP untuk mengubah citranya dapat mendorongnya untuk memilih perdana menteri perempuan. Hanya tiga perempuan yang mencalonkan diri sebagai pemimpin partai di masa lalu, dua di antaranya mencalonkan diri melawan Kishida pada tahun 2021.

Hanya 10,3% anggota majelis rendah parlemen Jepang adalah perempuan, menempatkan Jepang di urutan ke-163 untuk representasi perempuan di antara 190 negara yang diperiksa dalam sebuah laporan oleh Inter-Parliamentary Union yang berpusat di Jenewa pada bulan April.

5. Mempersiapkan Diri untuk Pemilu Kedepan

Masalah LDP dapat meluas ke pemilihan umum, tetapi oposisi Jepang yang terpecah mungkin akan kesulitan memanfaatkan situasi tersebut.

Para ahli mengatakan para pemilih mungkin ingin menghukum LDP atas skandalnya, tetapi tidak melihat partai oposisi sebagai alternatif yang layak.

Oposisi utama Partai Demokratik Konstitusional Jepang telah memperoleh beberapa kemenangan dalam pemilihan lokal tahun ini, sebagian dibantu oleh skandal LDP, tetapi partai ini kesulitan untuk menghasilkan kebijakan yang kontras dengan koalisi yang memerintah.

6. Kebijakan Kontroversial

Selama masa jabatannya sebagai pemimpin pascaperang terlama kedelapan di Jepang, Kishida melepaskan diri dari kebijakan ekonomi sebelumnya dengan menghindari ekonomi trickle-down yang didorong oleh laba perusahaan untuk mengarahkan pandangannya pada peningkatan pendapatan rumah tangga, termasuk kenaikan upah dan promosi kepemilikan saham.

Ia memimpin Jepang keluar dari pandemi COVID-19 dengan belanja stimulus besar-besaran dan juga menunjuk akademisi Kazuo Ueda sebagai kepala Bank Jepang untuk membimbing negara itu keluar dari stimulus moneter radikal pendahulunya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Gaikindo Minta Stimulus...
Gaikindo Minta Stimulus Semua Jenis Kendaraan, Tak Hanya Mobil Listrik
Presiden Serbia Aleksandar...
Presiden Serbia Aleksandar Vučić Umumkan Pengunduran Diri
Wakil Gubernur Makkah...
Wakil Gubernur Makkah Pimpin Pencucian Ka'bah, Begini Urutan Prosesinya
Rekomendasi
Perkuat Kualitas Informasi,...
Perkuat Kualitas Informasi, Pegadaian Berkomitmen Tingkatkan Kompetensi Ratusan Jurnalis
Raisa Diduga Jalan Bareng...
Raisa Diduga Jalan Bareng Chef Asal Prancis di Tokyo, Netizen Bahas Finansial sang Pria
Purbaya Dijadwalkan...
Purbaya Dijadwalkan Uji Coba Perbaikan Coretax Pekan Depan
Berita Terkini
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Infografis
Baru 6 Minggu Menjabat,...
Baru 6 Minggu Menjabat, PM Inggris Liz Truss Mundur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved