PM Jepang Akui Shock Lihat AS Mengebom Nuklir Hiroshima

Minggu, 13 Oktober 2024 - 08:10 WIB
loading...
PM Jepang Akui Shock...
PM Jepang Shigeru Ishiba mengaku shock saat melihat pengeboman nuklir Amerika Serikat di Hiroshima pada 6 Agustus 1945. Foto/Mises Institute
A A A
TOKYO - Perdana Menteri (PM) Jepang Shigeru Ishiba mengaku shock saat melihat pengeboman nuklir Amerika Serikat (AS) di Hiroshima pada 6 Agustus 1945.

Menurutnya, melihat dunia tanpa senjata nuklir adalah tujuan utama. Dia juga ingin memastikan bahwa tragedi Hiroshima tidak akan pernah terjadi lagi.

Ishiba berbicara pada hari setelah Hadiah Nobel Perdamaian diberikan kepada organisasi anti-senjata nuklir Jepang yang didirikan oleh para penyintas serangan bom nuklir AS.

"Kesaksian saksi yang diberikan oleh kelompok tersebut telah menunjukkan bahwa senjata nuklir tidak boleh digunakan lagi," kata Komite Nobel Norwegia.

Baca Juga: Kisah Albert Enstein Sesali Suratnya Jadi Cikal Bakal Bom Nuklir AS: ‘Celakalah Aku’

PM Ishiba telah berpartisipasi dalam debat dengan para pemimpin partai lainnya menjelang pemilihan Parlemen pada akhir Oktober ketika dia ditanya tentang pendiriannya tentang penghapusan senjata nuklir.

"Tujuan utamanya adalah dunia tanpa senjata nuklir. Saya ingin memperjelasnya," jawabnya.

Politisi tersebut kemudian mengingat bagaimana dia pertama kali melihat rekaman pengeboman nuklir Hiroshima yang dirilis oleh AS ketika dia masih menjadi siswa kelas enam di sekolah dasar (SD).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dunia Tahu Israel Memiliki...
Dunia Tahu Israel Memiliki Senjata Nuklir, tapi Kenapa Diam Saja?
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Israel Setujui RUU Larang...
Israel Setujui RUU Larang Seruan Azan, Hakim Agung Palestina: Serangan Terhadap Umat Islam
Mobil Dibom Israel,...
Mobil Dibom Israel, Jenderal Angkatan Darat Lebanon Tewas
Rekomendasi
Film Menjadi Medium...
Film Menjadi Medium Inklusi, Empati, dan Ruang Kolaborasi bagi Anak Muda Indonesia
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Berita Terkini
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved