Politikus Jerman: Barat Bisa Bantu Ukraina Buat Senjata Nuklir, tapi...

Sabtu, 17 Agustus 2024 - 21:55 WIB
loading...
Politikus Jerman: Barat...
Barat bisa membantu Ukraina membuat senjata nuklir. Foto/AP
A A A
MOSKOW - Ukraina dapat menerima bantuan teknis dari Barat dalam membuat bom nuklir kotor untuk digunakan melawan Rusia. Demikian ungkap Gunnar Beck, mantan anggota Parlemen Eropa untuk partai Alternatif untuk Jerman, kepada RT.

Beck mengomentari sebuah laporan oleh jurnalis militer Rusia Marat Khairullin, yang mengklaim bahwa Kiev sedang merencanakan "bendera palsu nuklir - sebuah ledakan bom atom kotor" yang akan menargetkan "lokasi penyimpanan bahan bakar nuklir bekas dari sebuah pembangkit listrik tenaga nuklir."

Kementerian Luar Negeri Ukraina telah dengan tegas membantah klaim tersebut, menyebutnya sebagai "kebohongan berbahaya."

Mengomentari tuduhan bom kotor, Beck mengatakan bahwa jika perangkat semacam itu digunakan, "tidak diragukan lagi akan terjadi eskalasi lebih lanjut," terutama "jika terlibat dalam serangan terhadap pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di Eropa," mengacu pada PLTN Zaporozhye milik Rusia.

Ia juga menyatakan bahwa sementara media dan pejabat Barat bersikeras bahwa Kiev dapat menang atas Moskow, "negara-negara yang berada di ambang kemenangan tidak harus menggunakan bom nuklir kotor," dan bahwa metode semacam itu akan "belum pernah terjadi sebelumnya."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Presiden Terpilih Kolombia...
Presiden Terpilih Kolombia Bakal Buka Kedubes di Yerusalem, Pulihkan Aliansi Bersejarah!
Brutal, Pasukan Israel...
Brutal, Pasukan Israel Bombardir Prosesi Pemakaman Warga Gaza, 7 Orang Tewas
Rekomendasi
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
Tak Pernah Kepikiran...
Tak Pernah Kepikiran Jadi Kreator Konten, Nickysya Kini Sukses Berkat Viedo Reviewnya di TikTok
IHSG Kembali ke Level...
IHSG Kembali ke Level 6 Ribuan usai Melesat 4,24%, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.749 Triliun
Berita Terkini
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Iran Hancurkan Depot...
Iran Hancurkan Depot Drone AS dan Pusat Kecerdasan Buatan di Bahrain
Iran Ungkap Rudalnya...
Iran Ungkap Rudalnya Berhasil Hantam Jet Tempur AS di Yordania
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Infografis
Siapa Lebih Unggul Pakistan...
Siapa Lebih Unggul Pakistan atau India dalam Senjata Nuklir?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved