2 Orang Ini Lolos dari Maut karena Ketinggalan Penerbangan VoePass yang Tewaskan 62 Orang
Senin, 12 Agustus 2024 - 10:05 WIB
loading...
A
A
A
Kawasan Capela tempat pesawat jatuh terletak jauh dari pusat kota yang dihuni oleh 77.000 penduduk.
Pada sebuah acara di Brasil bagian selatan pada hari Jumat, Presiden Luiz InĂ¡cio Lula da Silva meminta hadirin untuk berdiri dan mengheningkan cipta selama satu menit saat dia menyampaikan berita tragedi tersebut.
Staf VoePass di bandara Guarulhos mengatakan kepada AP bahwa perusahaan tersebut memberi tahu anggota keluarga korban dan memberikan dukungan kepada mereka di sebuah ruang pribadi di bandara tersebut.
Pakar penerbangan dan mantan pilot Arthur Rosenberg mengatakan video pesawat tersebut tampaknya memperlihatkan pesawat itu mogok di udara.
"Mati terjadi ketika pesawat tidak bergerak di udara dengan cukup cepat, bergerak maju, untuk dapat mempertahankan daya angkat agar tetap berada di udara," katanya kepada "The Story" di Fox News Channel.
"Suara itu memberi tahu saya bahwa ada yang salah dengan salah satu atau kedua mesin."
Menurutnya, data radar menunjukkan "penurunan cepat", yang dapat disebabkan oleh kegagalan mesin atau malfungsi lainnya.
"Sepertinya pesawat itu turun 17.000 kaki dalam waktu sekitar dua menit," kata Rosenberg.
Pesawat itu adalah ATR 72-500 turboprop bermesin ganda yang digunakan untuk penerbangan pendek.
Dalam sebuah pernyataan, produsen pesawat, ATR Prancis-Italia, mengatakan spesialis perusahaan "sepenuhnya terlibat untuk mendukung investigasi dan pelanggan."
Kotak hitam pesawat, atau perekam data penerbangan, telah ditemukan oleh petugas.
Pada sebuah acara di Brasil bagian selatan pada hari Jumat, Presiden Luiz InĂ¡cio Lula da Silva meminta hadirin untuk berdiri dan mengheningkan cipta selama satu menit saat dia menyampaikan berita tragedi tersebut.
Staf VoePass di bandara Guarulhos mengatakan kepada AP bahwa perusahaan tersebut memberi tahu anggota keluarga korban dan memberikan dukungan kepada mereka di sebuah ruang pribadi di bandara tersebut.
Pakar penerbangan dan mantan pilot Arthur Rosenberg mengatakan video pesawat tersebut tampaknya memperlihatkan pesawat itu mogok di udara.
"Mati terjadi ketika pesawat tidak bergerak di udara dengan cukup cepat, bergerak maju, untuk dapat mempertahankan daya angkat agar tetap berada di udara," katanya kepada "The Story" di Fox News Channel.
"Suara itu memberi tahu saya bahwa ada yang salah dengan salah satu atau kedua mesin."
Menurutnya, data radar menunjukkan "penurunan cepat", yang dapat disebabkan oleh kegagalan mesin atau malfungsi lainnya.
"Sepertinya pesawat itu turun 17.000 kaki dalam waktu sekitar dua menit," kata Rosenberg.
Pesawat itu adalah ATR 72-500 turboprop bermesin ganda yang digunakan untuk penerbangan pendek.
Dalam sebuah pernyataan, produsen pesawat, ATR Prancis-Italia, mengatakan spesialis perusahaan "sepenuhnya terlibat untuk mendukung investigasi dan pelanggan."
Kotak hitam pesawat, atau perekam data penerbangan, telah ditemukan oleh petugas.
(mas)
Lihat Juga :