2 Orang Ini Lolos dari Maut karena Ketinggalan Penerbangan VoePass yang Tewaskan 62 Orang

Senin, 12 Agustus 2024 - 10:05 WIB
loading...
A A A
"Saya berdebat dengannya dan sebagainya, dan itu saja, dan ia menyelamatkan hidup saya," katanya kepada media itu sambil menangis karena emosi.

"Dia melakukan tugasnya karena...jika ia tidak melakukannya... mungkin saya tidak akan diwawancarai hari ini, maaf."

Penerbangan VoePass 2283 jatuh di kawasan permukiman di kota Vinhedo, membawa 57 penumpang dan empat awak. Pesawat terbang dari Cascavel menuju Sao Paulo dan jatuh di permukiman Vinhedo.

Rekaman video menunjukkan pesawat itu berputar-putar di udara sebelum akhirnya jatuh secara vertikal dan meledak di darat.

Lokasi reruntuhan menunjukkan area yang terbakar dengan asap keluar dari badan pesawat yang hancur. Petugas pemadam kebakaran, polisi militer, dan otoritas pertahanan sipil semuanya mengirim tim ke lokasi kecelakaan.

Baca Juga: Momen Tragedi Pesawat Tewaskan 62 Orang: Manuver Spiral Kuburan, Terjun 24.000 Kaki Per Menit

Calon penumpang lain, Jose Felipe, mengatakan dia adalah bagian dari kelompok 10 orang yang melakukan kesalahan yang sama.

"Saya pikir saya akan berangkat dengan LATAM yang tutup," katanya kepada GloboNews.

"Puji Tuhan, kami tidak naik pesawat itu. Kami tidak tahu itu akan dilakukan oleh perusahaan itu [VoePass], kami pikir itu akan dilakukan oleh LATAM, dan LATAM tutup. Saya bahkan tiba lebih awal [di bandara] dan menunggu, menunggu, dan tidak ada apa-apa."

Ketika dia menemukan agen, dia mengatakan bahwa dia menekan pekerja itu untuk membawanya naik pesawat.

"Tuan, saya harus naik pesawat ini. Saya harus pergi," kata Felipe kepada pekerja maskapai, yang menolak untuk menaikinya dengan alasan dia telah melewati batas waktu naik pesawat.

"Dan ia berkata tidak mungkin dan yang dapat saya lakukan adalah menjadwalkan ulang tiket Anda," kata Felipe.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
Inggris Ganti Perdana...
Inggris Ganti Perdana Menteri 7 Kali dalam 10 Tahun, Ada Apa?
Rekomendasi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Hari Kedua Audisi Liga...
Hari Kedua Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok, 32 Tim SD Berebut Tiket ke Jakarta
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
Berita Terkini
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved