Bagaimana Revolusi Gen Z Pertama di Dunia yang Sukses Menggulingkan Diktator Bangladesh?

Kamis, 08 Agustus 2024 - 20:20 WIB
loading...
A A A
Jabatan yang disediakan dikaitkan dengan keamanan kerja dan gaji yang lebih tinggi, dan para pengunjuk rasa mengatakan sistem kuota tersebut diskriminatif dan menguntungkan pendukung partai Liga Awami yang berkuasa milik Hasina.

2. Tingkat Pengangguran yang Tinggi

Bagaimana Revolusi Gen Z Pertama di Dunia yang Sukses Menggulingkan Diktator Bangladesh?

Foto/EPA

Yang memicu kemarahan adalah tingginya tingkat pengangguran di negara tersebut, terutama di kalangan anak muda. Bangladesh telah mengalami pertumbuhan ekonomi yang kuat di bawah Hasina, tetapi melambat di era pascapandemi dan dilanda inflasi tinggi serta menipisnya cadangan mata uang asing. Di negara berpenduduk 170 juta orang, lebih dari 30 juta orang tidak bekerja atau bersekolah.

Protes berubah menjadi kekerasan pada tanggal 15 Juli dan tanggapan pemerintah yang semakin mematikan semakin memicu kemarahan mereka, bahkan setelah Mahkamah Agung membatalkan sebagian besar kuota kontroversial untuk pekerjaan pemerintah dan pemblokiran internet dicabut.

Pada hari Minggu, sedikitnya 91 orang tewas dan ratusan lainnya terluka dalam bentrokan antara polisi dan pengunjuk rasa, yang merupakan jumlah tertinggi untuk satu hari dari semua protes dalam sejarah terkini negara tersebut.

Baca Juga: Carut Marut Bangladesh, Ini Pemimpin yang Didukung AS Menggantikan Sheikh Hasina

3. Pembantaian Mahasiswa

Bagaimana Revolusi Gen Z Pertama di Dunia yang Sukses Menggulingkan Diktator Bangladesh?

Foto/EPA

Setelah pengunduran diri Hasina pada hari Senin, perayaan segera berubah menjadi lebih banyak kekerasan saat para pengunjuk rasa membakar beberapa bangunan, termasuk Museum Peringatan Bangabandhu - kediaman leluhur ayah Hasina, Mujibur Rahman - dan kantor Liga Awami, kata saksi mata kepada CNN.

“Keadaan berubah buruk dengan sangat cepat,” kata Raiyan Aftab, 23 tahun, seorang mahasiswa di Universitas BRAC, yang mengatakan polisi menembaki para pengunjuk rasa di luar kampus. “Mereka menembak semua orang. Ada darah di depan universitas saya sekarang. Ada sekitar 30 mayat… Saya tidak bisa tidur sepanjang malam.”

Di seluruh ibu kota, pengunjuk rasa antipemerintah diserang oleh polisi dan personel militer, kata para saksi. Di Dhaka Medical College, polisi menembaki para pengunjuk rasa, menurut seorang reporter CNN di tempat kejadian.

Para mahasiswa dan pengunjuk rasa di Kampus Universitas Dhaka dan Shaheed Minar, sebuah monumen nasional di ibu kota, dipukuli oleh polisi saat mereka berkumpul di lokasi-lokasi ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Menteri Bangladesh Selamatkan...
Menteri Bangladesh Selamatkan 'Donald Trump' dari Penyembelihan di Hari Raya Iduladha
Indonesia Emas 2045...
Indonesia Emas 2045 Taruhannya: Ketika Pundak Gen Z Rapuh Tanpa Jangkar Moral
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Iran: Israel Ingin Sabotase...
Iran: Israel Ingin Sabotase Perjanjian Damai Iran-AS
Rekomendasi
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Inilah Doa dan Cara...
Inilah Doa dan Cara Mengusap Anak Yatim di Hari Asyura
Premier Padel Valladolid...
Premier Padel Valladolid P2 2026 Tayang di VISION+, Cek Jadwal Lengkapnya
Berita Terkini
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved