Bagaimana Revolusi Gen Z Pertama di Dunia yang Sukses Menggulingkan Diktator Bangladesh?

Kamis, 08 Agustus 2024 - 20:20 WIB
loading...
Bagaimana Revolusi Gen...
Revolusi Gen Z pertama di dunia yang sukses menggulingkan diktator Bangladesh. Foto/EPA
A A A
DHAKA - Di dalam Bangladesh , hal itu dijuluki sebagai revolusi Gen Z – sebuah gerakan protes yang mempertemukan sebagian besar demonstran mahasiswa muda melawan seorang pemimpin berusia 76 tahun, Sheikh Hasina, yang telah mendominasi negaranya selama beberapa dekade dan berubah semakin otoriter dalam beberapa tahun terakhir.

Ada kegembiraan di jalan-jalan ibu kota Bangladesh, Dhaka, pada hari Senin setelah Perdana Menteri Sheikh Hasina mengundurkan diri dan meninggalkan negara itu dengan helikopter setelah berminggu-minggu kerusuhan antipemerintah yang mematikan.

Pengunduran diri Hasina yang tiba-tiba mengakhiri 15 tahun kekuasaan yang ditandai dengan pengekangan kebebasan sipil dan penggunaan pasukan keamanan secara sewenang-wenang untuk menghancurkan perbedaan pendapat.

Pemerintah sementara yang dipimpin oleh peraih Nobel Perdamaian Muhammad Yunus sekarang akan memimpin negara tersebut atas permintaan para pemimpin protes mahasiswa. Sementara itu, partai oposisi utama negara tersebut telah menawarkan dukungan penuhnya kepada para pengunjuk rasa mahasiswa.

Bagaimana Revolusi Gen Z Pertama di Dunia yang Sukses Menggulingkan Diktator Bangladesh

1. Berawal dari Kuota Pegawai Negeri

Bagaimana Revolusi Gen Z Pertama di Dunia yang Sukses Menggulingkan Diktator Bangladesh?

Foto/EPA

Apa yang dimulai sebagai protes damai oleh para mahasiswa terhadap kuota pekerjaan pegawai negeri berubah menjadi dorongan nasional untuk memaksa Hasina mundur setelah para demonstran menghadapi tindakan keras pemerintah yang menewaskan sekitar 300 orang, menurut media dan kantor berita setempat.

Hasina menyalahkan oposisi atas kekerasan tersebut dan memberlakukan pemblokiran internet serta jam malam tanpa batas di seluruh negeri.

Tanggapannya semakin menyulut amarah para pengunjuk rasa dan, pada akhirnya, kepala pemerintahan perempuan terlama di dunia itu harus segera melarikan diri dari negara itu bersama saudara perempuannya ke India sebelum massa menyerbu kediaman resminya, menghancurkan tembok, dan menjarah isinya.

Mengapa orang Bangladesh turun ke jalan? Para mahasiswa mulai berunjuk rasa pada tanggal 1 Juli di Universitas Dhaka yang bergengsi, menuntut diakhirinya sistem kuota pemerintah, yang menyediakan 30% jabatan pegawai negeri untuk keluarga veteran yang berjuang dalam perang kemerdekaan Bangladesh dari Pakistan pada tahun 1971.

Banyak elite politik kontemporer negara tersebut terkait dengan generasi tersebut – termasuk Hasina, putri Sheikh Mujibur Rahman, pendiri Bangladesh modern yang sangat dihormati yang dibunuh pada tahun 1975.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Menteri Bangladesh Selamatkan...
Menteri Bangladesh Selamatkan 'Donald Trump' dari Penyembelihan di Hari Raya Iduladha
Indonesia Emas 2045...
Indonesia Emas 2045 Taruhannya: Ketika Pundak Gen Z Rapuh Tanpa Jangkar Moral
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Menteri Israel Kecam...
Menteri Israel Kecam AS karena Berdamai dengan Iran: Perilaku Tak Baik!
Rekomendasi
Daftar 10 Tim Lolos...
Daftar 10 Tim Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Sekolah Garda Terdepan...
Sekolah Garda Terdepan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Belajar
Sering Dibully karena...
Sering Dibully karena Kondisi Fisiknya, Debi Ceper Mengaku Tak Pernah Sakit Hati
Berita Terkini
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved