Eskalasi Timur Tengah Terus Memanas, Banyak Negara Meminta Warganya Tinggalkan Lebanon

Minggu, 04 Agustus 2024 - 17:28 WIB
loading...
Eskalasi Timur Tengah...
Hizbullah melancarkan serangan ke wilayah Israel sehingga banyak negara meminta warganya tinggalkan Lebanon. Foto/EPA
A A A
BEIRUT - Beberapa negara telah mendesak warga negaranya untuk meninggalkan Lebanon . Bahkan, Amerika Serikat (AS) memperingatkan warganya untuk melakukannya dengan "tiket apa pun yang tersedia" - karena kekhawatiran akan konflik yang lebih luas di Timur Tengah meningkat.

Iran telah bersumpah untuk melakukan pembalasan "keras" terhadap Israel, yang disalahkannya atas kematian kepala politik Hamas Ismail Haniyeh di Teheran pada hari Rabu. Israel belum berkomentar.

Pembunuhannya terjadi beberapa jam setelah Israel membunuh komandan senior Hizbullah Fuad Shukr di Beirut. Pejabat Barat khawatir bahwa Hizbullah, milisi dan gerakan politik yang didukung Iran yang bermarkas di Lebanon, dapat memainkan peran kunci dalam pembalasan semacam itu, yang pada gilirannya dapat memicu respons serius Israel.

Upaya diplomatik oleh AS dan negara-negara Barat lainnya terus berupaya meredakan ketegangan di seluruh kawasan.

Namun, menanggapi kekhawatiran tersebut, AS, Inggris, Swedia, Prancis, Kanada, dan Yordania mendesak warga negara mereka untuk meninggalkan Lebanon sesegera mungkin, karena semakin banyak penerbangan yang dibatalkan atau ditangguhkan di satu-satunya bandara komersial negara itu di Beirut.

BBC melaporkan, beberapa harga tiket maskapai penerbangan telah melonjak, tetapi tidak ada tanda-tanda kepanikan atau orang-orang yang berebut untuk pergi.

Kekhawatiran akan meningkatnya permusuhan yang dapat melanda Lebanon mencapai titik tertinggi sejak Hizbullah memulai serangannya terhadap Israel, sehari setelah serangan mematikan Hamas di Israel selatan pada 7 Oktober, untuk mendukung warga Palestina di Gaza.

Sebagian besar kekerasan telah dibatasi di wilayah perbatasan, dengan kedua belah pihak menunjukkan tidak tertarik pada konflik yang lebih luas. Namun, Hizbullah telah bersumpah untuk menanggapi pembunuhan Shukr, yang terjadi di Dahiyeh, benteng kelompok itu di pinggiran selatan Beirut.

Pada hari Minggu, Hizbullah meluncurkan puluhan roket ke kota Beit Hillel di Israel utara sekitar pukul 00:25 waktu setempat (21:25 GMT Sabtu).

Rekaman yang diunggah di media sosial menunjukkan sistem pertahanan udara Iron Dome Israel mencegat roket tersebut. Tidak ada laporan korban jiwa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 5.208 Jiwa, 16.740 Orang Terluka
Iran Murka Inggris Beri...
Iran Murka Inggris Beri Izin AS Gunakan Pangkalan Militer Serang Wilayahnya: Tanggung Akibatnya!
Rekomendasi
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Alasan Hotman Paris...
Alasan Hotman Paris Tidak Khawatir soal Ucapannya 'Lu Punya Otak Gak?' Dilaporkan ke Polisi
Baca Selawat Nabi 1000...
Baca Selawat Nabi 1000 Kali di Hari Jumat, Kelak Diperlihatkan Kedudukannya di Surga
Berita Terkini
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved