Akankah Serangan ke Dataran Tinggi Golan Memicu Perang Besar?

Senin, 29 Juli 2024 - 13:10 WIB
loading...
A A A
"Kami memerlukan penyelidikan independen untuk benar-benar mengetahui apa yang terjadi dalam kasus ini. Namun penyangkalan Hizbullah itu sendiri setidaknya merupakan indikasi, bahkan jika itu ternyata roket Hizbullah, itu tentu saja bukan penargetan yang disengaja terhadap pertandingan sepak bola itu,” tambahnya.

Namun, analis dan pejabat telah memperingatkan selama berbulan-bulan bahwa setiap kesalahan perhitungan dapat memicu konflik habis-habisan.

Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa AS “akan terus mendukung upaya untuk mengakhiri serangan mengerikan ini di sepanjang Garis Biru, yang harus menjadi prioritas utama”.

PBB dan Uni Eropa menyerukan pengekangan, dengan kepala kebijakan luar negeri blok beranggotakan 27 negara itu, Josep Borrell, menyerukan “investigasi internasional yang independen”. Pemerintah Lebanon, yang biasanya tidak mengomentari serangan terhadap Israel – atau Golan yang diduduki – mengatakan pihaknya mengutuk serangan terhadap warga sipil dalam sebuah pernyataan yang menunjukkan keseriusan situasi tersebut.

Berbicara pada konferensi pers di Tokyo, Blinken mengatakan AS tidak ingin melihat konflik meningkat setelah insiden Majdal Shams. Hal ini terjadi di tengah laporan pembicaraan gencatan senjata Gaza yang diharapkan akan diadakan di Italia.

“Kami bertekad untuk mengakhiri konflik Gaza. Konflik ini sudah berlangsung terlalu lama. Konflik ini telah menelan banyak korban jiwa. Kami ingin melihat warga Israel, Palestina, dan Lebanon hidup bebas dari ancaman konflik dan kekerasan,” kata Blinken pada hari Minggu.

Baca Juga: 5 Alasan Dataran Tinggi Golan Jadi Titik Konflik Abadi di Timur Tengah

3.Iran Diduga Terlibat

Akankah Serangan ke Dataran Tinggi Golan Memicu Perang Besar?

Foto/EPA

Teheran memperingatkan Israel terhadap "petualangan baru" apa pun sambil menyebut insiden Majdal Shams sebagai "skenario yang dibuat-buat" yang dirancang untuk mengalihkan perhatian dari lebih dari 39.000 warga Palestina yang tewas di Jalur Gaza.

Juru bicara kementerian luar negeri Iran Nasser Kanaani mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu bahwa tanggapan militer Israel akan semakin mengacaukan kawasan tersebut dan mengobarkan api perang.

"Jika itu terjadi, rezim Zionis akan menjadi entitas definitif dan utama yang bertanggung jawab atas akibat dan reaksi yang tidak terduga terhadap perilaku bodoh seperti itu," katanya.

Mojtaba Amani, utusan Iran untuk Lebanon, menulis dalam sebuah posting di X bahwa Teheran "tidak mengharapkan" perang habis-habisan setelah insiden Majdal Shams, terutama karena "persamaan yang dipaksakan" pada Israel oleh Iran dan sekutunya.

Randa Slim, seorang peneliti senior di Middle East Institute di Washington, DC, mengatakan Israel dan Hizbullah tidak tertarik pada perang habis-habisan karena perpindahan massal penduduk mereka di sepanjang garis konflik dan karena pertempuran telah berlangsung lama.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Trump Ancam Serang Iran...
Trump Ancam Serang Iran Sangat Keras Jika Tak Kendalikan Hizbullah!
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Israel Serang Markas...
Israel Serang Markas Komando Hizbullah, Targetkan Lokasi Penyimpanan Senjata
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Inggris Ganti Perdana...
Inggris Ganti Perdana Menteri 7 Kali dalam 10 Tahun, Ada Apa?
Rekomendasi
Cari Keadilan, Arief...
Cari Keadilan, Arief Pramuhanto Ajukan PK ke Mahkamah Agung
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
Kepala BSKDN Kemendagri:...
Kepala BSKDN Kemendagri: Inovasi Kunci Pembangunan Daerah
Berita Terkini
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved