Akankah Serangan ke Dataran Tinggi Golan Memicu Perang Besar?

Senin, 29 Juli 2024 - 13:10 WIB
loading...
A A A
"Di pihak Israel, Anda memiliki pasukan yang mulai lelah setelah 10 bulan perang. Namun, penduduk Israel berbeda. Faktanya, Anda memiliki sebagian besar penduduk Israel yang mendesak pemerintah Israel untuk mengurus Hizbullah dan mendapatkan kembali kendali atas perbatasan utara mereka," katanya kepada Al Jazeera.

“Saya tidak yakin Perdana Menteri Israel saat ini tertarik pada perang habis-habisan, sebagian karena ada konsekuensi yang tidak terkendali dan tidak terduga dari perang yang lebih besar di Lebanon, yang melibatkan Hizbullah. Karena pada akhirnya jika meningkat, Iran juga akan terlibat.”

4. Perundingan Gencatan Senjata Gaza Bisa Terancam

Akankah Serangan ke Dataran Tinggi Golan Memicu Perang Besar?

Foto/EPA

Direktur CIA Bill Burns, yang telah memimpin Washington dalam semua negosiasi yang bertujuan untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata pada perang di Gaza, berada di Eropa untuk menghadiri pertemuan pada hari Minggu.

Ia bergabung dengan rekan-rekannya dari Qatar, Mesir, dan Israel di Roma, di tengah upaya lain untuk mencapai kesepakatan antara Israel dan Hamas yang juga akan mencakup pertukaran tahanan dan tawanan.

Masih belum jelas apakah eskalasi terbaru antara Israel dan Hizbullah dapat berdampak langsung pada negosiasi yang dimediasi, tetapi tidak ada terobosan yang tampak akan segera terjadi bahkan sebelum serangan itu.

Perang di Gaza tetap menjadi akar penyebab konflik yang meluas di seluruh wilayah, dan anggota "poros perlawanan" yang didukung Iran, termasuk Hizbullah, telah mengatakan bahwa mereka akan berhenti menyerang Israel jika Israel berhenti membunuh warga Palestina di daerah kantong itu dan mengizinkan masuknya bantuan kemanusiaan.

5. Druze Menjadi Pusat Perhatian Dunia

Akankah Serangan ke Dataran Tinggi Golan Memicu Perang Besar?

Foto/EPA

Melansir Al Jazeera, insiden Majdal Shams terjadi di komunitas Druze, minoritas etnoreligius berbahasa Arab yang sebagian besar anggotanya tinggal di Dataran Tinggi Golan yang diduduki, Suriah, dan Lebanon.

Pejabat Israel dengan cepat menyatakan para korban sebagai "warga negara Israel" meskipun banyak anggota komunitas tersebut tidak memiliki kewarganegaraan Israel dan secara teknis adalah warga negara Suriah.

Majdal Shams adalah salah satu dari empat desa di wilayah yang diduduki, tempat lebih dari 20.000 anggota kelompok tersebut tinggal bersama ribuan warga negara Israel.

Israel menduduki Dataran Tinggi Golan selama Perang Enam Hari tahun 1967, kemudian mencaploknya pada tahun 1981 meskipun mendapat kecaman dari Dewan Keamanan PBB. Israel telah menolak semua upaya Suriah untuk merebut kembali wilayah tersebut. Dataran Tinggi Golan yang diduduki masih diakui sebagai bagian dari wilayah Suriah oleh masyarakat internasional.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Maroko Tandatangani...
Maroko Tandatangani Perjanjian dengan Dewan Perdamaian untuk Gabung Pasukan Internasional Gaza
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
Yusril Tegaskan Abdul...
Yusril Tegaskan Abdul Karim Bukan Ulama dan Aktivis Kemanusiaan Gaza
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
AS Bombardir Fasilitas...
AS Bombardir Fasilitas Nuklir Iran di Bushehr
Rekomendasi
Daftar Lengkap Mutasi...
Daftar Lengkap Mutasi Besar-besaran di Kejaksaan, Dirdik Jampidsus hingga Kajati
Populer di Bulan Safar...
Populer di Bulan Safar : Mengapa Ada Tradisi Rebo Wekasan di Indonesia?
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Berita Terkini
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved