Ketegangan di Laut China Selatan Memanas, Sentimen Anti-China Meningkat di Filipina

Kamis, 04 Juli 2024 - 09:01 WIB
loading...
A A A
Beberapa pengamat mengatakan warga etnis Tionghoa yang telah tinggal di Filipina selama bertahun-tahun khawatir menjadi sasaran kemarahan publik. Faktanya, Manila dan kota-kota lain di Filipina telah menyaksikan aksi protes dan unjuk rasa setiap hari terhadap China atas agresinya di Laut China Selatan.

Terlebih lagi, mengingat ketegangan China dan Filipina belum akan mencair dalam waktu dekat, atmosfer permusuhan warga Filipina terhadap China menyelimuti seantero negeri.

”Persepsi Buruk”


Kondisi itu tercermin dalam peraturan visa baru Filipina bagi warga negara China yang ingin mengunjungi negara Asia Tenggara tersebut.

Beberapa hari lalu, Filipina memberlakukan persyaratan tambahan bagi wisatawan China yang mengajukan visa. Warga negara China yang mengajukan visa kunjungan diminta menyerahkan Sertifikat Catatan Asuransi Sosial China, selain bukti kapasitas finansial dengan sertifikat kerja dan laporan bank.

Peraturan baru ini diterapkan Filipina menyusul ditemukannya aplikasi imigrasi palsu, yang menyebabkan masuknya warga negara China secara ilegal dan melebihi batas waktu tinggal.

Pejabat Filipina mengatakan kebijakan tersebut bertujuan menyingkirkan wisatawan ilegal dari turis resmi. Beberapa warga negara China telah ditemukan terlibat dalam kejahatan terorganisasi seperti perdagangan manusia, prostitusi, penculikan, dan penipuan di Filipina.

Saat ini, Filipina berusaha menunjukkan kepada China bahwa mereka memiliki kendali yang cukup untuk menghadapi intimidasi terkait masalah teritorial di Laut China Selatan.

Namun, dalam tindakan balasan seperti ini, warga biasa dari etnis Tionghoa menjadi pihak paling menderita karena mereka berpotensi menjadi sasaran empuk kemarahan warga atas persepsi buruk yang telah terbangun terhadap mereka.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Serangan AS Masuki Hari...
Serangan AS Masuki Hari Kelima, Iran Terus Hantam Pangkalan Militer di Teluk
Serangan AS Nyaris Hantam...
Serangan AS Nyaris Hantam Rumah Sakit Kanker Anak, Iran: Barbar!
Rekomendasi
Hukum Menikah di Bulan...
Hukum Menikah di Bulan Safar, Benarkah Membawa Sial? Ini Dalil dan Penjelasan Ulama
Libur Sekolah Lebih...
Libur Sekolah Lebih Pengaruhi Order Online daripada Komisi 8 Persen
MA-Kemenkum: Kepastian...
MA-Kemenkum: Kepastian Hukum dan Pemahaman BJR Penting dalam Pengambilan Keputusan di BUMN
Berita Terkini
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Infografis
Sejumlah Pabrik di China...
Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi Akibat Tarif AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved