alexametrics

Trump: Jepang Ingin Borong 105 Unit Jet Tempur Siluman F-35 AS

loading...
Trump: Jepang Ingin Borong 105 Unit Jet Tempur Siluman F-35 AS
Para pejabat militer Amerika Serikat dan Jepang saat mengikuti upacara operasional jet tempur F-35A di Misawa, 24 Februari 2018. Foto/ US Air Force/Tech. Sgt. Benjamin W. Stratton/Handout via REUTERS
A+ A-
TOKYO - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan niat pemerintah Jepang untuk memborong 105 unit pesawat jet tempur siluman F-35 buatan Lockheed Martin. Pengumuman itu disampaikan ketika pemimpin Amerika tersebut berkunjung ke Tokyo.

"Jepang baru saja mengumumkan niatnya untuk membeli 105 pesawat siluman F-35 terbaru...Pembelian ini akan memberi Jepang armada F-35 terbesar dari sekutu AS mana pun," kata Trump, Senin (27/5/2019).

"Amerika Serikat mendukung upaya Jepang untuk meningkatkan kemampuan pertahanannya, dan dalam beberapa bulan terakhir kami telah mengirim mereka sejumlah besar peralatan militer," imbuh Trump dalam konferensi pers, seperti dikutip The Straits Times.



Pada 29 Maret, Angkatan Udara Pasukan Bela Diri Jepang (JASDF) mengumumkan bahwa F-35A kiriman pertama—yang merupakan bagian dari layanan Skadron Tempur Taktis ke-302—telah mencapai status Kemampuan Operasional Awal (IOC), yang memungkinkan jet tempur untuk mengambil bagian dalam misi sederhana.

Pemerintah Jepang pertama kali memesan 42 unit F-35A pada Desember 2011. Namun, pada Desember 2018 bergulir, pesanan yang ada diperbarui. Pada saat itu dilaporkan bahwa Tokyo akan menambah pesanan menjadi 63 unit F-35A dan 42 unit F-35B ke dalam pesanannya.

Program F-35 AS telah banyak dikritik karena pendanaan membengkak dan programnya molor dari yang dijadwalkan. Program pada tahun 2018 melaporkan bahwa biaya untuk pembaruan perangkat lunak pesawat saja menelan USD10 miliar, tidak termasuk biaya pengembangan.

Jepang dan Amerika Serikat memiliki sejarah kolaborasi yang panjang. Secara khusus, kedua negara bekerja sama dalam bidang militer, dengan sekitar 50.000 personel militer AS ditempatkan di seluruh wilayah negara kepulauan itu.
(mas)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak