Terancam Perang Besar, AS Bersiap Evakuasi Warga Amerika dari Lebanon

Sabtu, 29 Juni 2024 - 14:15 WIB
loading...
Terancam Perang Besar,...
Beberapa maskapai penerbangan asing telah mengurangi atau menangguhkan layanan ke bandara internasional Beirut dalam beberapa pekan terakhir. Foto/REUTERS
A A A
BEIRUT - Menanggapi meningkatnya pertempuran antara Israel dan Hizbullah, Pentagon telah secara strategis menempatkan kembali aset militer Amerika Serikat (AS) di Mediterania pada Jumat (28/6/2024).

Langkah ini sebagai persiapan kemungkinan evakuasi warga negara Amerika jika pecah perang besar antara Israel dan Hizbullah, menurut laporan Anadolu Agency.

"USS Wasp", kapal serbu amfibi, bersama dengan Marinir dari Unit Ekspedisi Marinir ke-24, telah bergabung dengan pasukan angkatan laut AS lainnya di wilayah tersebut.

“Mereka mempersiapkan kemungkinan evakuasi warga negara Amerika dan misi lainnya,” ungkap laporan NBC News, mengutip pejabat pertahanan AS.

Langkah ini bertujuan mencegah eskalasi regional dan mendukung kemungkinan keberangkatan dengan bantuan militer.

Meskipun ada tekanan dari pemerintahan Presiden AS Joe Biden, pejabat Israel bersikeras menargetkan Hizbullah di Lebanon dan bertujuan membangun zona penyangga sepanjang 10 mil di sepanjang perbatasan Lebanon, menurut sumber AS dan Israel.

“Tujuannya adalah mengembalikan ketenangan ke Israel utara sehingga 60.000 warga Israel yang telah meninggalkan negara itu dalam delapan bulan terakhir karena tembakan roket Hizbullah dapat pulang,” ujar salah satu pejabat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Wapres AS Blak-blakan:...
Wapres AS Blak-blakan: Trump Tak Akur dengan Netanyahu soal Perang Iran
Rekomendasi
Tak Perlu Tunggu Air...
Tak Perlu Tunggu Air Mati, Perumda Bekasi Kini Bisa Deteksi Pipa Bocor Sejak Dini
Kasus Wanita Disekap...
Kasus Wanita Disekap 3 Tahun di Bandung, Uya Kuya Desak Polisi Tangkap Pelaku
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Berita Terkini
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved