Asaduddin Owaisi Ucapkan Jai Palestina saat Pengambilan Sumpah, Apa Motivasinya?

Kamis, 27 Juni 2024 - 14:20 WIB
loading...
A A A
Selama pemilu ini, AIMIM bukan bagian dari Aliansi Demokratik Nasional (NDA) yang dipelopori oleh BJP, juga tidak bersekutu dengan aliansi oposisi INDIA yang dipimpin oleh Partai Kongres.

3. Setia kepada Palestina

Dalam membangkitkan semangat Palestina, Owaisi menuai kritik dan tuduhan bahwa ia telah mengisyaratkan kesetiaannya kepada Palestina.

Anggota BJP berpendapat bahwa Owaisi melanggar Konstitusi India. Kepala teknologi informasi BJP, Amit Malviya memposting di X pada hari Selasa: “Sesuai aturan yang ada, Asaduddin Owaisi dapat didiskualifikasi dari keanggotaan Lok Sabha, karena menunjukkan kepatuhan terhadap negara asing, yaitu Palestina”.

Malviya memposting cuplikan Pasal 102 Konstitusi India, yang menjelaskan dasar diskualifikasi dari Parlemen, menggarisbawahi klausul pasal yang mengatakan seseorang akan didiskualifikasi karena menunjukkan kepatuhan pada negara asing.

Namun, para ahli lain mengatakan Owaisi tidak melanggar aturan – bahkan jika ia telah menyimpang dari konvensi, seperti banyak politisi lainnya pada hari Selasa.

“Saya tidak berpikir [Owaisi dapat didiskualifikasi] karena saat mengambil sumpah, hampir semua anggota telah melontarkan slogan-slogan yang berbeda-beda,” kata analis politik dan profesor bahasa Hindi Apoorvanand kepada Al Jazeera.

Apoorvanand menjelaskan bahwa ketika dilantik setelah pemilu sebelumnya, anggota parlemen biasanya membatasi diri pada sumpah saja. “Kali ini, pemilu berbeda dan isu-isu berbeda dipertaruhkan. Suasana menjadi berbeda dan anggota merasa tidia perlu mengekspresikan diri”.

Pemilu tersebut merupakan pertarungan yang menegangkan dan menegangkan antara BJP dan aliansi INDIA yang dipimpin Kongres, di mana partai Modi gagal meraih mayoritas untuk pertama kalinya setelah satu dekade berkuasa, namun berhasil membentuk pemerintahan berkoalisi dengan sekutu. .

Apoorvanand juga menunjukkan bahwa nyanyian Owaisi tentang Palestina datang setelah dia menyelesaikan sumpah resminya – di mana dia telah berjanji setia kepada India.

“Memuji Palestina tidak melanggar Konstitusi India. Anda sudah bersumpah dan setelah itu, jika Anda mengatakan sesuatu, itu tidak akan dicatat,” kata Apoorvanand.

Bahkan Radha Mohan Singh dari BJP, yang menduduki kursi ketua, mencoba meyakinkan anggota parlemen BJP yang marah bahwa slogan-slogan yang dibuat setelah pengambilan sumpah tidak akan dicatat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Mengenal Gempa Doublet...
Mengenal Gempa Doublet di Venezuela Tewaskan Ratusan Orang, Jarang Terjadi
Rekomendasi
HGI Jakarta Domino Tournament...
HGI Jakarta Domino Tournament 2026, Ribuan Peserta Ramaikan Olahraga Pikiran
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
Berita Terkini
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved