Asaduddin Owaisi Ucapkan Jai Palestina saat Pengambilan Sumpah, Apa Motivasinya?

Kamis, 27 Juni 2024 - 14:20 WIB
loading...
A A A
Meski begitu, media lokal memberitakan bahwa Menteri Urusan Parlemen Kiren Rijiju menyatakan akan meninjau kembali aturan terkait masalah ini.

Baca Juga: Arab Saudi dan India Batal Investasi di Bandara Kertajati, Bey: Kita Cari yang Lain

4. Bukan Pertama Kali

Chhatra Pal Singh Gangwar dari BJP mengakhiri sumpahnya dengan “Jai Hindu Rashtra” (Hidup bangsa Hindu). Mentor ideologis BJP, Rashtriya Swayamsevak Sangh (RSS), telah lama menyerukan agar India dijadikan negara Hindu.

Nyanyian Gangwar mengundang slogan protes dari anggota parlemen yang tergabung dalam aliansi INDIA. India secara konstitusional adalah negara sekuler. Pemimpin Partai Samajwadi Akhilesh Yadav keberatan dengan nyanyian tersebut, dengan mengatakan bahwa “hal itu bertentangan dengan nilai-nilai Konstitusi.”

Anggota BJP lainnya, Atul Garg, mengucapkan “Narendra Modi Zindabad” [panjang umur Modi] setelah dia mengambil sumpahnya. Dicemooh oleh pihak oposisi, dia kembali ke podium dan berkata “Dr Hedgewar Zindabad,” mengacu pada Keshav Baliram Hedgewar, pendiri RSS.

5. Dipicu Kemarahan kepada Modi

Banyak legislator oposisi, termasuk Rahul Gandhi, pemimpin Partai Kongres, dan Yadav, mengambil sumpah sambil memegang salinan Konstitusi India di tangan mereka sebagai tanda protes terhadap dugaan ekses BJP di bawah pemerintahan Modi.

Namun, Modi dan para pemimpin BJP lainnya membalas dengan menuduh Kongres munafik. Hari Selasa juga menandai peringatan pemberlakuan keadaan darurat nasional oleh Perdana Menteri Kongres saat itu Indira Gandhi pada tahun 1975. Selama keadaan darurat yang dicabut pada tahun 1977, ribuan kritikus dan aktivis politik ditangkap, kebebasan sipil ditangguhkan, dan pers menghadapi tindakan keras.

“Mereka yang memberlakukan Keadaan Darurat tidak punya hak untuk menyatakan kecintaan mereka pada Konstitusi kita,” tulis Modi dalam postingan X pada hari Selasa.

Apoorvanand berargumentasi bahwa berbagai perdebatan yang terjadi pada upacara pengambilan sumpah pada hari Selasa menunjukkan adanya kenyataan yang lebih kompleks yang dihadapi India.

“Pemilu belum berakhir, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya. “Pertempuran ini masih berlanjut dan belum berakhir dengan pengumuman hasil.”

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Paris Melarang Warganya...
Paris Melarang Warganya Minum Alkohol di Tempat Umum Mulai Hari Ini
Rekomendasi
Peluang Iran Lolos ke...
Peluang Iran Lolos ke Babak 32 Besar Masih Terbuka, Diprediksi Capai 80 Persen
Gempa Magnitudo 5,6...
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Timur Laut Alor NTT
Siapa Keiichi Tsuchiya?...
Siapa Keiichi Tsuchiya? Legenda yang Ubah Drifting dari Balapan Liar Jadi Kultur Global
Berita Terkini
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved