Serang Crimea, Rudal ATACMS Amerika Disebut Kalahkan S-500 Rusia untuk Pertama Kalinya

Selasa, 25 Juni 2024 - 10:00 WIB
loading...
Serang Crimea, Rudal...
Rudal ATACMS Amerika Serikat disebut telah mengalahkan sistem rudal S-500 Rusia untuk pertama kalinya dalam serangan ke Crimea yang diluncurkan Ukraina pada hari Minggu. Foto/REUTERS
A A A
KYIV - Serangan Ukraina ke Crimea dengan beberapa rudal jarak jauh ATACMS pasokan Amerika Serikat (AS) pada hari Minggu dipuji media-media Kyiv. Alasannya, senjata Amerika itu sukses menembus wilayah yang dilindungi sistem rudal canggih S-500 Rusia.

Serangan dahsyat itu mengakibatkan kematian empat orang, termasuk dua anak-anak, dan menyebabkan sekitar 150 lainnya terluka ketika puing-puing rudal menghujani pantai terdekat di Sevastopol, Crimea.

Kementerian Pertahanan Rusia menegaskan bahwa rudal-rudal yang digunakan dalam serangan itu adalah ATACMS yang disediakan oleh AS, sebuah sistem yang mampu mencapai sasaran hingga jarak 300 km (186 mil).

Rekaman yang muncul di internet menunjukkan pemandangan kacau di pantai di daerah Uchkuyevka, di mana orang-orang yang melarikan diri dari puing-puing yang berjatuhan dan orang-orang yang terluka dibawa ke kursi berjemur.

Baca Juga: Ukraina Serang Crimea dengan Rudal ATACMS Tewaskan 4 Orang, Rusia Salahkan AS

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengutuk serangan itu sebagai tindakan “biadab” dan menuduh AS “membunuh anak-anak Rusia".

Dia merujuk pada komentar baru-baru ini oleh Presiden Vladimir Putin, yang telah berjanji untuk menargetkan negara-negara yang memasok senjata ke Ukraina.

“Keterlibatan Amerika Serikat dalam serangan terhadap Sevastopol tidak diragukan lagi,” kata Peskov, seraya menambahkan bahwa Washington dan sekutunya mendorong Kyiv untuk melakukan tindakan terorisme internasional dan membunuh warga sipil Rusia.

Kementerian Pertahanan Rusia lebih lanjut mengeklaim bahwa semua rudal ATACMS diprogram oleh spesialis Amerika dan dipandu oleh satelit Amerika, menekankan dugaan keterlibatan Amerika dalam serangan tersebut.

“Washington dan negara-negara satelitnya mendorong Kyiv untuk melakukan tindakan terorisme internasional dan membunuh warga sipil Rusia,” kata kementerian tersebut.

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan bahwa pertahanan udaranya mencegat lima rudal yang memuat hulu ledak cluster yang diluncurkan oleh pasukan Ukraina. Namun, rudal kelima yang dicegat masih menimbulkan korban jiwa dan kerusakan yang signifikan akibat puing-puing yang berjatuhan.

Kementerian juga mencatat keberadaan kendaraan udara tak berawak (UAV) Amerika, Global Hawk, di wilayah udara Laut Hitam di tenggara Krimea pada saat serangan terjadi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Jemaah Umrah Perlu Tahu!...
Jemaah Umrah Perlu Tahu! Ini Waktu Masuk Hijr Ismail untuk Perempuan dan Laki-Laki
Rekomendasi
Ekuador vs Jerman: Der...
Ekuador vs Jerman: Der Panzer Kejar Angka 12
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan...
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan Produk Turunan Kakao EastFood Indonesia 2026
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
India Gunakan S-400...
India Gunakan S-400 Rusia dan Drone Israel untuk Lawan Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved