Daftar 22 Pemimpin Dunia yang Tewas dalam Kecelakaan Penerbangan
Jum'at, 24 Mei 2024 - 13:52 WIB
loading...
A
A
A
6. Sekretaris Jenderal PBB Dag Hammarskjold
Pada 18 September 1961, pesawat Sekretaris Jenderal PBB Dag Hammarskjold, yang bertugas menengahi perdamaian di Kongo, jatuh di wilayah yang saat ini menjadi negara Zambia. Enam belas orang, termasuk Hammarskjold, tewas dalam kecelakaan itu.
7. Presiden Irak Abdul Salam Arif
Pada 13 April 1966, Presiden Irak Abdul Salam Arif tewas dalam kecelakaan helikopter. Arif berkuasa melalui kudeta pada Februari 1963.
8. Presiden Bolivia Rene Barrientos
Pada 27 April 1969, Presiden Bolivia Rene Barrientos meninggal ketika helikopternya jatuh di kota Cochabamba.
9. PM Yugoslavia Dzemal Bijedic
Pada 18 Januari 1977, pesawat Learjet 25 milik Perdana Menteri (PM) Yugoslavia Dzemal Bijedic jatuh di Gunung Inac dekat kota Kresevo di Bosnia dan Herzegovina. Bijedic, istrinya dan enam orang lainnya tewas dalam kecelakaan itu.
10. PM Mauritania Ahmed Ould Bouceif
Pada 27 Mei 1979, sebuah pesawat yang membawa Perdana Menteri (PM) Mauritania Ahmed Ould Bouceif, yang hendak menghadiri pertemuan puncak Afrika, jatuh di lepas pantai Dakar. Bouceif meninggal dalam kecelakaan itu.
11. PM Portugal Francisco Sa Carneiro
Pada 4 Desember 1980, Perdana Menteri (PM) Portugal Francisco Sa Carneiro dan Menteri Pertahanan Adelino Amaro da Costa tewas ketika pesawat mereka jatuh di ibu kota Lisbon setelah lepas landas.
12. Presiden Ekuador Jaime Roldos Aguilera
Pada 24 Mei 1981, Presiden Ekuador Jaime Roldos Aguilera dan Menteri Pertahanan Mayor Jenderal Marco Subia Martinez kehilangan nyawa ketika pesawat yang mereka tumpangi jatuh di dekat perbatasan Peru.
13. Presiden Panama Omar Torrijos
Pada 31 Juli 1981, Presiden Panama Omar Torrijos meninggal ketika pesawat kecil yang diterbangkannya jatuh ke dalam hutan.
14. Presiden Mozambik Samora Machel
Pada 19 Oktober 1986, sebuah pesawat bermesin ganda yang membawa Presiden Mozambik Samora Machel dan beberapa menteri Mozambik jatuh di dekat perbatasan Mozambik-Afrika Selatan. Tiga puluh tiga orang tewas dalam kecelakaan itu termasuk Machel, beberapa menteri dan pejabat tinggi pemerintah Mozambik. Dalam penyelidikan yang dilakukan setelah kecelakaan itu, pilot dinyatakan bersalah.
Lihat Juga :