Profil Ebrahim Raisi, Presiden Iran yang Mengalami Kecelakaan Helikopter

Senin, 20 Mei 2024 - 07:53 WIB
loading...
A A A
Pada tahun 2016, Khamenei menugaskan Raisi untuk memimpin sebuah yayasan badan amal yang mengelola tempat suci Imam Reza yang dihormati di Masyhad dan mengendalikan portofolio aset industri dan properti yang besar.

Tiga tahun kemudian, pemimpin tertinggi mengangkatnya sebagai kepala Otoritas Kehakiman, dan Raisi juga menjadi anggota majelis ahli yang memilih pemimpin tertinggi.

Sorban hitamnya dianggap simbol keturunan langsung Nabi Muhammad SAW, dan beberapa bulan setelah dia menjadi presiden, media Iran mulai menyebut dia dengan gelar ayatollah dalam hierarki ulama Syiah.

Raisi telah masuk dalam daftar hitam sanksi Washington karena keterlibatannya dalam “pelanggaran hak asasi manusia yang serius”—tuduhan yang ditolak karena tidak sah oleh pihak berwenang di Teheran.

Bagi kelompok oposisi dan hak asasi manusia di pengasingan, namanya mengingatkan akan eksekusi massal terhadap kaum Marxis dan kelompok sayap kiri lainnya pada tahun 1988, ketika Raisi menjadi wakil jaksa di Pengadilan Revolusi di Teheran.

Ketika ditanya pada tahun 2018 dan tahun 2020 tentang eksekusi tersebut, Raisi membantah berperan, bahkan ketika dia memuji perintah yang katanya diberikan oleh pendiri Republik Islam Ruhollah Khomeini untuk melanjutkan pembersihan tersebut.

Ketika “Gerakan Hijau” pada tahun 2009 melakukan unjuk rasa menentang kemenangan presiden populis Mahmoud Ahmadinejad untuk masa jabatan kedua yang disengketakan, Raisi tidak kenal kompromi.

“Kepada mereka yang berbicara tentang ‘belas kasih dan pengampunan Islam’, kami menjawab: Kami akan terus menghadapi para perusuh sampai akhir dan kami akan mencabut hasutan ini,” janjinya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Kapten Mehdi Taremi:...
Kapten Mehdi Taremi: FIFA Tak Adil, Iran Sendirian dan Tidak Ada yang Membantu Kami
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Ngeri! Suhu Paris Lebih...
Ngeri! Suhu Paris Lebih Panas daripada Makkah
Rekomendasi
Aroma Konspirasi Mencuat:...
Aroma Konspirasi Mencuat: Gol Dianulir Wasit, Iran Gagal Lolos Otomatis ke Fase Gugur
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Guna Usaha Indonesia Catat Kinerja Unggul Selama 10 Tahun Berturut-turut
Markas Judi Online Hayam...
Markas Judi Online Hayam Wuruk Mirip di Kamboja dan Myanmar
Berita Terkini
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved