Ulama Syiah Anti-Iran Berpengaruh Moqtada al-Sadr Kembali Berpolitik, Pengaruh Teheran di Irak Akan Melemah?

Minggu, 12 Mei 2024 - 18:42 WIB
loading...
Ulama Syiah Anti-Iran...
Moqtada al-Sadr sudah kembali melakukan berbagai manuver politik. Foto/Reuters
A A A
BAGHDAD - Ulama Muslim Syiah Irak yang berpengaruh, Moqtada al-Sadr, sedang meletakkan dasar bagi kebangkitan politiknya dua tahun setelah langkah berisiko tinggi yang gagal dan akhirnya mematikan untuk membentuk pemerintahan tanpa kelompok Syiahnya.

Kepulangannya, yang kemungkinan direncanakan pada pemilihan parlemen tahun 2025, dapat mengancam pengaruh saingannya termasuk partai-partai Syiah Irak dan faksi-faksi bersenjata yang dekat dengan Iran, dan melemahkan stabilitas Irak saat ini, kata para pengamat.

Namun, sebagian besar penduduk Irak yang mayoritas Syiah cenderung menyambut kebangkitan Sadr, terutama sebagian besar pengikutnya yang saleh dan miskin yang memandangnya sebagai pembela kelompok tertindas.

Reuters berbicara kepada lebih dari 20 orang mengenai kisah ini, termasuk politisi Syiah dalam gerakan Sadr dan faksi-faksi yang bersaing, ulama dan politisi di kota suci Syiah Najaf, serta pejabat pemerintah dan analis. Sebagian besar berbicara dengan syarat anonimitas untuk membahas masalah-masalah sensitif.

Memiliki Rencana yang Kuat

Ulama Syiah Anti-Iran Berpengaruh Moqtada al-Sadr Kembali Berpolitik, Pengaruh Teheran di Irak Akan Melemah?

Foto/Reuters

“Kali ini, gerakan Sadrist mempunyai rencana yang lebih kuat dibandingkan sebelumnya untuk memenangkan lebih banyak kursi guna membentuk pemerintahan mayoritas,” kata seorang mantan anggota parlemen Sadrist, meskipun keputusan akhir untuk mencalonkan diri belum dibuat secara resmi.

Sadr memenangkan pemilihan parlemen tahun 2021 tetapi memerintahkan anggota parlemennya untuk mengundurkan diri, kemudian mengumumkan “penarikan terakhirnya” dari politik pada tahun berikutnya setelah partai-partai Syiah yang bersaing menggagalkan upayanya untuk membentuk pemerintahan mayoritas yang hanya terdiri dari partai-partai Kurdi dan Muslim Sunni.

Hal ini terjadi meskipun ada tekanan dan kekhawatiran besar dari AS yang diungkapkan oleh penduduk dan kelompok kemanusiaan.

Menentang Pengaruh Iran dan AS di Irak

Ulama Syiah Anti-Iran Berpengaruh Moqtada al-Sadr Kembali Berpolitik, Pengaruh Teheran di Irak Akan Melemah?

Foto/Reuters

Sebagai tokoh dominan di Irak sejak invasi pimpinan AS tahun 2003, Sadr yang mengaku nasionalis telah menentang pengaruh Iran dan Amerika Serikat di Irak.

Iran memandang partisipasi Sadr dalam politik sebagai hal yang penting untuk mempertahankan sistem politik Irak yang didominasi Syiah dalam jangka panjang, meskipun Teheran menolak aspirasinya untuk diakui sebagai kekuatan paling dominan di Irak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
AS dan Israel Jadi Sumber...
AS dan Israel Jadi Sumber Kerusakan, Iran Serukan Tatanan Baru Negara Islam
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Iran Murka, Mehdi Taremi...
Iran Murka, Mehdi Taremi dan Asisten Pelatih Ditahan AS
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
Inggris Ganti Perdana...
Inggris Ganti Perdana Menteri 7 Kali dalam 10 Tahun, Ada Apa?
Rekomendasi
Mengapa Umat Islam Dianjurkan...
Mengapa Umat Islam Dianjurkan Berpuasa di Hari Asyura? Ini Penjelasannya
Sering Dibully karena...
Sering Dibully karena Kondisi Fisiknya, Debi Ceper Mengaku Tak Pernah Sakit Hati
Istri Gus Yaqut Apresiasi...
Istri Gus Yaqut Apresiasi KPK Bantarkan Suaminya
Berita Terkini
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
Infografis
Kapal Induk Kedua Tiba...
Kapal Induk Kedua Tiba di Timur Tengah, AS Serius Ancam Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved