alexametrics

Menlu Iran: Di Mana Pun AS Ikut Campur, Kekacauan Terjadi

loading...
Menlu Iran: Di Mana Pun AS Ikut Campur, Kekacauan Terjadi
Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif. Foto/REUTERS
A+ A-
TEHERAN - Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Mohammad Javad Zarif mengatakan Amerika Serikat (AS) membawa kekacauan di mana pun ketika Washington ikut campur masalah yang ada. Komentar itu sebagai balasan atas tuduhan miring Menlu Amerika Michael Pompeo terhadap rezim Teheran.

Baru-baru ini Pompeo meremehkan rezim Iran yang tidak akan bisa mewujudkan keinginan rakyatnya. "Iran tidak akan pernah menikmati keamanan, mencapai stabilitas ekonomi, atau memajukan impian rakyatnya jika rezim revolusioner Iran tetap pada jalurnya saat ini," kata Pempeo.

Pompeo berjanji bahwa sanksi AS yang menargetkan Iran akan terus dijatuhkan dan semakin keras.



Tak terima dengan komentar negatif diplomat Amerika itu, Zarif membalas dengan menyarankan Washington untuk mundur dari masalah di negara lain.

"Setiap kali/di mana pun AS ikut campur, kekacauan, penindasan dan kebencian terjadi," tulis Zarif di Twitter, yang dikutip Sputnik, Jumat (11/1/2019).

Komentar miring Pompeo itu dibuat saat pidato di Kairo. "Sanksi ekonomi AS terhadap rezim tersebut termasuk yang terkuat dalam sejarah, dan akan terus semakin keras sampai rezim Iran mengubah kebijakannya yang mengancam Amerika Serikat dan komunitas internasional," katanya.

Dia juga mengatakan Amerika Serikat siap untuk membuka babak baru hubungan dengan Republik Islam setelah rezim Teheran memenuhi 12 tuntutan yang diuraikannya selama pidato di bulan Mei lalu.

Tuntutan itu termasuk mengizinkan inspeksi internasional tak terbatas terhadap program nuklir Iran, menghentikan dukungan Teheran untuk Hizbullah dan kelompok-kelompok militan lainnya di kawasan Timur Tengah, menarik semua pasukan militer Iran dari Suriah, dan membebaskan semua warga negara AS yang ditahan di Republik Islam.

Ajudan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei yang juga Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Iran Ali Shamkhani mengatakan bahwa perwakilan pemerintah AS telah meminta bantuannya agar Washington bisa melakukan pembicaraan dengan Teheran. Pembicaraan yang diinginkan AS itu tentang kesepakatan nuklir Iran yang baru.
halaman ke-1 dari 2
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak