Wanita Selingkuhan Ini Gunakan Sperma Suami Orang agar Miliki Anak dan Dapat Warisan
Selasa, 30 April 2024 - 12:59 WIB
loading...
A
A
A
Ling mengeklaim bahwa embrio yang digunakan dalam prosedur tersebut dibuat dari sperma dan sel telur yang dikumpulkan dari Wen dan dirinya sendiri sebelum kematian Wen.
Pada Agustus 2023, Ling mengajukan gugatan ke Pengadilan Qingcheng, menuntut istri sah Wen berbagi asuransi jiwa, properti, dan ekuitas perusahaan Wen dengan Xiaowen.
Pengadilan menolak klaim Ling, dengan menetapkan bahwa Ling gagal membuktikan bahwa sel telur beku tersebut dibuahi oleh sperma Wen atau memberikan bukti yang meyakinkan bahwa mendiang Wen telah memberinya izin untuk menggunakan spermanya.
Selain itu, Wen tidak menyatakan apa pun dalam surat wasiatnya mengenai transplantasi embrio anumerta.
Istri sah Wen dikabarkan tidak mengetahui bahwa Ling melahirkan anak biologis Wen melalui operasi transfer embrio.
Transfer embrio, sebuah prosedur teknologi reproduksi berbantuan (ART) yang sering dikaitkan dengan fertilisasi in vitro (IVF), melibatkan penempatan satu atau lebih sel telur yang telah dibuahi—disebut sebagai embrio—ke dalam rahim.
IVF dapat dilakukan dengan menggunakan sel telur dan sperma pasangan sendiri. Alternatifnya, bisa melibatkan sel telur, sperma, atau embrio dari donor yang dikenal atau tidak dikenal.
Pada Agustus 2023, Ling mengajukan gugatan ke Pengadilan Qingcheng, menuntut istri sah Wen berbagi asuransi jiwa, properti, dan ekuitas perusahaan Wen dengan Xiaowen.
Pengadilan menolak klaim Ling, dengan menetapkan bahwa Ling gagal membuktikan bahwa sel telur beku tersebut dibuahi oleh sperma Wen atau memberikan bukti yang meyakinkan bahwa mendiang Wen telah memberinya izin untuk menggunakan spermanya.
Selain itu, Wen tidak menyatakan apa pun dalam surat wasiatnya mengenai transplantasi embrio anumerta.
Istri sah Wen dikabarkan tidak mengetahui bahwa Ling melahirkan anak biologis Wen melalui operasi transfer embrio.
Transfer embrio, sebuah prosedur teknologi reproduksi berbantuan (ART) yang sering dikaitkan dengan fertilisasi in vitro (IVF), melibatkan penempatan satu atau lebih sel telur yang telah dibuahi—disebut sebagai embrio—ke dalam rahim.
IVF dapat dilakukan dengan menggunakan sel telur dan sperma pasangan sendiri. Alternatifnya, bisa melibatkan sel telur, sperma, atau embrio dari donor yang dikenal atau tidak dikenal.
Lihat Juga :