Mengapa AS dan Rusia Terus Mengembangkan Pesawat Kiamat?

Senin, 29 April 2024 - 19:19 WIB
loading...
A A A
Di bagian belakang juga terdapat serangkaian antena dengan berbagai bentuk dan fungsi, termasuk VLF untuk komunikasi dengan kapal selam rudal balistik (SSBN), seperti kelas Borei dan Delta III dan IV.

Untuk meningkatkan proteksi radiasi, semua jendela penumpang dihilangkan. Hanya tersisa dua port di pesawat, di kiri depan dan kanan belakang. Sistem pendingin udara juga menerima filter CBRN.

Pesawat juga menerima dua pod dengan generator listrik dipasang di kedua sayap, di samping mesin, masing-masing berukuran panjang sekitar 9,5 meter dan diameter 1,3 meter. Kedua generator tersebut memberi daya pada sejumlah besar sistem – diperkirakan 300 unit tambahan – yang dipasang di pesawat.

Belum ada detail mengenai interior Il-80, namun spekulasi konfigurasinya mirip dengan E-4B itu sendiri. Seperti E-4, Il-80 juga dapat mengisi bahan bakar dalam penerbangan: jet Rusia ini memiliki probe yang dipasang di sisi kiri badan pesawat.

Rusia memiliki empat Il-80, dengan registrasi RA-86146 hingga RA-86149. Pesawat ini dioperasikan oleh Divisi Penerbangan Tujuan Khusus ke-8 Angkatan Udara Rusia, yang berbasis di Pangkalan Udara Chkalovsky, 30 km timur laut Moskow. Il-80 juga menggunakan corak yang sama dengan yang digunakan oleh Il-86 di maskapai penerbangan Aeroflot.

Sama seperti Amerika yang mencari pengganti Nightwatch, Rusia juga menginginkan Maxdome baru dan yang ini mungkin didasarkan pada Il-96-400M.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
Trump Marah dan Ngambek...
Trump Marah dan Ngambek pada Host NBC: ‘Anda Curang atau Bodoh’
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Serangan Drone Iran...
Serangan Drone Iran Hantam Bandara Internasional Kuwait, Penerbangan Ditangguhkan
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Lumpuhkan Bandara General Santos, 17 Penerbangan Dibatalkan!
Rekomendasi
IHSG Terjun Bebas 4,52%...
IHSG Terjun Bebas 4,52% Sore Ini, Banyak Saham 'Berdarah-darah'
Hadirkan Panggung Hiburan...
Hadirkan Panggung Hiburan dan Aksi Sosial, Truk SnackVideo 2026 Keliling Berbagai Daerah
Makin Panas, Kuasa Hukum...
Makin Panas, Kuasa Hukum Ruben Onsu Sebut Permintaan Maaf Sarwendah Tidak Tulus
Berita Terkini
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
Rudal Iran Guncang Israel,...
Rudal Iran Guncang Israel, Trump: Netanyahu Tak Boleh Balas Dendam
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved