Mengapa AS dan Rusia Terus Mengembangkan Pesawat Kiamat?

Senin, 29 April 2024 - 19:19 WIB
loading...
A A A
Secara internal, E-4 dibagi menjadi kokpit, ruang istirahat kru, ruang konferensi, ruang pengarahan, ruang NCA (tempat presiden, timnya dan komandan staf berada), ruang tim operasi, ruang komando dan kontrol komunikasi, kontrol teknis bagian dan satu tempat istirahat lagi, di ujung badan pesawat. Di bidang kendali teknis, militer USAF menyerahkan komando staf umum dan kekuasaan eksekutif kepada operator rudal.

USAF saat ini memiliki empat E-4B Nightwatch, semuanya dioperasikan oleh Skuadron Kontrol Komando Lintas Udara ke-1, di Pangkalan Angkatan Udara Offutt, Nebraska. Meskipun penting, E-4B didasarkan pada badan pesawat 747 lama, yang membuatnya menjadi pesawat berbiaya tertinggi di armada AS, dengan biaya hampir USD160.000 per jam.

Selain pos komando operasi militer, E-4B juga dapat memberikan misi dukungan kepada Badan Manajemen Darurat Federal (FEMA).

USAF sudah mencari pesawat untuk menjadi Nightwatch baru, melalui proyek Survivable Airborne Operations Center (SAOC).

Baca Juga: 10 Fakta Menarik Pesawat Kiamat AS sebagai Persiapan Menuju Perang Nuklir

Ilyushin Il-80 Maxdome

Mengapa AS dan Rusia Terus Mengembangkan Pesawat Kiamat?

Foto/AP

Melansir aeroflap, Nightwatch Moskow adalah quadjet Il-80. Meskipun informasi tentang E-4 sangat luas, hal yang sama tidak berlaku untuk jet Rusia. Il-80 disebut Maxdome oleh NATO dan didasarkan pada jet penumpang Il-86.

Beberapa sumber menyebutkan bahwa pesawat tersebut juga diberi nama Il-86VKP dan Il-87, selain disebut Camber (sebutan NATO untuk Il-86). Meskipun NATO menyebutnya Maxdome, Rusia menjulukinya Aimak, yang berarti klan dalam bahasa Mongolia.

Desainnya muncul pada tahun 1980-an sebagai jawaban terhadap kebutuhan Uni Soviet terhadap pesawat jenis ini. Namun, krisis dan jatuhnya Uni Soviet menunda proyek tersebut. Pesawat ini pertama kali dibuat pada tahun 1985, mulai masuk layanan pada tahun 1988 dan pertama kali direkam oleh fotografer Barat pada tahun 1992.

Seperti pesawat Amerika Utara, Il-86 juga dimodifikasi secara besar-besaran untuk menjadi pos komando terbang. Perbedaan visual terbesar ada pada “punuk”, yang dipasang di belakang kokpit – kesamaan lainnya dengan E-4B – yang menampung satu set antena komunikasi satelit.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Terbitkan Surat Terbuka,...
Terbitkan Surat Terbuka, Zelensky Ajak Putin Bertemu untuk Akhiri Perang Rusia-Ukraina
Adik Kim Jong Un: Program...
Adik Kim Jong Un: Program Nuklir Korea Utara Tak Bisa Dinegosiasikan!
Rekomendasi
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
Dokter Ungkap Cara Lepas...
Dokter Ungkap Cara Lepas dari Obat Darah Tinggi, Begini Caranya!
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Berita Terkini
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
5 Tradisi Unik di Dunia,...
5 Tradisi Unik di Dunia, Salah Satunya Melempar Bayi di India
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved