Pentagon: AS Bisa Kirim Lebih Banyak Personel Militer ke Ukraina

Minggu, 21 April 2024 - 13:18 WIB
loading...
Pentagon: AS Bisa Kirim...
AS pertimbangkan untuk mengirim lebih banyak personel militer ke Ukraina. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) sedang mempertimbangkan untuk mengirim penasihat militer tambahan ke kedutaan besarnya di Kyiv, Ukraina. Demikian disampaikan juru bicara Pentagon Mayor Jenderal Pat Ryder.

Pasukan tersebut akan menjalankan peran non-tempur, terutama mendukung logistik, memantau pengiriman senjata AS, dan membantu pemeliharaan senjata.

Pengumuman ini muncul ketika Parlemen AS meloloskan rancangan undang-undang bantuan militer sebesar USD61 miliar untuk Ukraina pada hari Sabtu. Pentagon mengatakan paket tersebut akan mencakup “hal-hal seperti kemampuan pertahanan udara dan artileri.”

Baca Juga: NATO Diserukan Tembak Jatuh Rudal Rusia dari Polandia

Meskipun Ryder tidak merinci berapa banyak personel militer yang akan dikirim ke Kyiv dengan alasan keamanan operasional dan perlindungan pasukan, sumber yang mengetahui masalah tersebut mengatakan kepada Politico bahwa jumlahnya bisa mencapai 60 orang.

“Penasihat tambahan dapat bekerja di Kantor Kerja Sama Pertahanan di kedutaan,” kata Ryder, yang dilansir dari Politico, Minggu (21/4/2024).

Ukraina sedang berjuang untuk mendapatkan kembali inisiatif di medan perang setelah serangan balasan yang gagal pada musim panas lalu, serta kerugian yang lebih baru yang diperburuk oleh berkurangnya pasokan amunisi asing.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertama Kali, Pasukan...
Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Perang AS dan Iran Ternyata...
Perang AS dan Iran Ternyata Tak Menguntungkan Pihak yang Bertikai, Ini 4 Alasannya
Trump Lontarkan Klaim...
Trump Lontarkan Klaim Mengejutkan: 90% Mojtaba Khamenei Telah Tewas
Pakar Militer Ini Prediksi...
Pakar Militer Ini Prediksi Serangan AS Tak Mampu Lumpuhkan Militer Iran yang Menguasai Selat Hormuz
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
Dibombardir AS, Tentara...
Dibombardir AS, Tentara Iran Tewas di Pelabuhan Jask
Trump Sebut Iran Ingin...
Trump Sebut Iran Ingin Membunuhnya Sejak Lama: Saya Jadi Target
Rekomendasi
Harga Eceran Tertinggi...
Harga Eceran Tertinggi MinyaKita Berpotensi Naik, Begini Kata Mendag Budi
Kejagung Lelang 90 Unit...
Kejagung Lelang 90 Unit Apartemen di Jaksel Milik Terpidana Benny Tjokro
Benarkah Song Joong...
Benarkah Song Joong Ki dan Katy Louise Saunders Cerai? Ini Faktanya
Berita Terkini
Pertahanan Udara Arab...
Pertahanan Udara Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi
Pertama Kali, Pasukan...
Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved