Diserang 60 Roket, Israel Habisi Komandan Senior Hizbullah

Selasa, 27 Februari 2024 - 13:51 WIB
loading...
Diserang 60 Roket, Israel...
Hizbullah tembakkan 60 roket ke arah pangkalan militer Israel. Militer Zionis merespons dengan membunuh komandan senior Hizbullah Hassan Hussein Salami melalui serangan udara di Lebanon. Foto/New York Post
A A A
BEIRUT - Kelompok Hizbullah Lebanon menembakkan sekitar 60 roket ke arah Golan, wilayah yang dikuasai Israel, pada hari Senin.

Militer Zionis membalas dengan serangan udara yang menewaskan komandan senior kelompok tersebut, Hassan Hussein Salami, di Lebanon selatan.

Hizbullah mengatakan mereka menargetkan pangkalan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) di Golan sebagai pembalasan atas serangan militer Zionis di dekat kota Baalbek, yang merupakan serangan yang sangat dalam ke wilayah Lebanon.

Baalbek berjarak sekitar 100 kilometer dari perbatasan Israel dan berada di timur laut Lebanon. Sedangkan sebagian besar serangan IDF hingga saat ini hanya terfokus di Lebanon selatan atau pun di Beirut, yang masih lebih jauh ke selatan dibandingkan Baalbek.

Baca Juga: Hizbullah Tembak Drone Israel, Jet Tempur Zionis Langsung Serbu Lebanon

Tidak ada laporan korban luka akibat serangan 60 roket Hizbullah.

IDF tidak mengatakan berapa banyak roket yang ditembakkan kelompok milisi Lebanon tersebut, namun Komando Front Dalam Negeri Israel hanya mencatat 20 sirene roket, tampaknya mengabaikan sebagian besar tembakan roket ke Golan karena tidak berbahaya selama gelombang serangan.

Kadang-kadang, milisi Suriah yang berafiliasi dengan Iran telah menembakkan sejumlah kecil roket ke Golan, namun tidak sebanyak yang ditembakkan oleh Hizbullah pada hari Senin.

Melanjutkan serangannya, IDF kemudian mengumumkan bahwa mereka telah membunuh komandan senior Hizbullah Hassan Hussein Salami dalam serangan udara di Lebanon selatan.

Salami, yang pangkatnya setara dengan komandan brigade, diserang saat dalam perjalanan ke desa Majadel di Lebanon selatan. Ini adalah salah satu kasus yang jarang terjadi di mana IDF dengan sengaja mengaku bertanggung jawab atas pembunuhan tersebut.

Menurut IDF, Salami memimpin salah satu unit regional Hizbullah, termasuk mengatur serangan terhadap pasukan IDF dan komunitas Israel di Israel utara, khususnya Kiryat Shmona.

Lebih lanjut, mereka mengatakan Salami terlibat dalam mengarahkan serangan Hizbullah terhadap pangkalan IDF-–Brigade 769.

Menurut laporan Reuters, yang mengutip dua sumber keamanan, Selasa (27/2/2024), setidaknya dua serangan serentak terjadi di sekitar kota Baalbek di Lebanon.

Sebelumnya pada hari Senin, Hizbullah mengatakan mereka telah menembak jatuh drone Hermes 450 Israel di atas wilayah Lebanon dengan rudal permukaan-ke-udara, yang merupakan kedua kalinya mereka mengumumkan jatuhnya kendaraan udara tak berawak (UAV) jenis ini.

Hermes 450 adalah drone multi-muatan yang dibuat oleh Elbit Systems, produsen senjata yang berbasis di Israel.

Militer Israel menyatakan sebelumnya pada hari Senin bahwa dua tembakan rudal menargetkan UAV Angkatan Udara Israel yang beroperasi di Lebanon. Yang pertama, katanya, dicegat oleh sistem pertahanan udara David’s Sling, namun drone tersebut jatuh di dalam wilayah Lebanon setelah serangan rudal kedua.

“Sistem pertahanan udara David’s Sling mencegat rudal permukaan-ke-udara yang ditembakkan ke arah UAV Angkatan Udara Israel yang beroperasi di Lebanon,” kata IDF dalam sebuah pernyataan.

“Setelah peluncuran pencegat, sirene dibunyikan di daerah Alon Tavor di Israel utara.

Tidak ada korban luka yang dilaporkan.

Beberapa saat kemudian, peluncuran rudal tambahan ke arah UAV teridentifikasi dan UAV tersebut jatuh di dalam wilayah Lebanon.

Keputusan IDF untuk menyerang lebih dalam ke wilayah Lebanon merupakan respons terhadap penembakan drone IDF yang dilakukan Hizbullah.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Rekor! Polisi Australia...
Rekor! Polisi Australia Sita 3 Ton Kokain Senilai Rp10,2 Triliun
Rekomendasi
Persaingan Ketat! 86...
Persaingan Ketat! 86 Peserta Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok Berebut Tiket ke Jakarta
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved