China Ejek AS Pamer Kekuatan di Pasifik Barat dengan 5 Kapal Induk

Jum'at, 23 Februari 2024 - 22:01 WIB
loading...
A A A
Sementara itu, USS George Washington sedang berlayar di lepas pantai timur AS di Samudera Atlantik, menurut laporan yang berbasis di Beijing, mengutip data pelacakan armada yang diterbitkan USNI News.

Hanya USS Theodore Roosevelt yang saat ini beroperasi di Laut Filipina setelah meninggalkan Guam pada 14 Februari, menurut SCSPI.

Mengutip pakar militer China, Global Times menyatakan skeptisisme terhadap kemampuan Washington mengerahkan kelima kapal induk ke Pasifik Barat sekaligus.

Media mencatat Amerika telah terlibat dalam terlalu banyak konflik sehingga tidak mampu mengirim setengah dari armada kapal induknya untuk mengerahkan kekuatan mereka di wilayah tersebut.

Selain itu, industri pembuatan kapal AS “juga mengalami penurunan,” yang mengakibatkan periode pemeliharaan yang lebih lama bagi kapal induk Amerika, tulis harian China tersebut.

Media memperkirakan Washington hanya dapat mengirim tidak lebih dari tiga kapal perang semacam itu ke Pasifik Barat dalam waktu dekat.

“Bagaimanapun juga, (setiap) upaya untuk menghalangi calon pesaing melalui unjuk kekuatan tidak akan mencapai tujuannya, namun hanya akan memicu ketegangan di kawasan,” simpul pernyataan China.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Bukan Akhir dari Konflik,...
Bukan Akhir dari Konflik, MoU Perjanjian Damai AS-Iran Hanya Redakan Ketegangan
Rekomendasi
Dukung Tambahan Anggaran...
Dukung Tambahan Anggaran Komnas HAM dan Komnas Perempuan, Marinus Gea: Penting untuk Pemenuhan Hak Asasi Manusia
Kabupaten Bekasi dan...
Kabupaten Bekasi dan Klaten Kekeringan, Ribuan Warga Kesulitan Dapat Air Bersih
Jeda Hidrasi Piala Dunia...
Jeda Hidrasi Piala Dunia 2026: Demi Pemain atau Senjata Rahasia Pelatih?
Berita Terkini
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Infografis
5 Kapal Selam Serang...
5 Kapal Selam Serang Terbaik, AS dan Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved