China Ejek AS Pamer Kekuatan di Pasifik Barat dengan 5 Kapal Induk

Jum'at, 23 Februari 2024 - 22:01 WIB
loading...
A A A
“Pameran kekuatan mungkin akan memuaskan beberapa negara sekutu, namun hal ini juga dapat menegaskan kesan di negara-negara sahabat dan negara-negara yang bermusuhan bahwa AS terlalu kewalahan dan berusaha mengambil terlalu banyak tugas pada saat yang sama,” ungkap lembaga think tank Quincy yang berbasis di DC Institute for Responsible Statecraft.

Baca juga: Apa yang Diserukan Pangeran William terhadap Israel tentang Gaza?

Lembaga itu memperingatkan, "AS tidak mampu menanggung krisis baru di Asia Timur selain konflik-konflik lain yang terlibat di dalamnya."

Di sisi lain, reaksi media China terhadap pengerahan tersebut sangat luar biasa. The Global Times, harian China yang terkenal dengan sikap garis kerasnya, mencemooh pengerahan pasukan yang akan datang itu hanya sebagai “hype”.

“Sebenarnya, saat ini dan untuk beberapa waktu ke depan, satu-satunya kapal induk AS yang aktif dikerahkan adalah USS Theodore Roosevelt,” papar media tersebut, mengutip South China Sea Strategic Situation Probing Initiative (SCSPI), organisasi think tank yang berbasis di Beijing.

Menurut SCSPI, USS Carl Vinson meninggalkan Pearl Harbor pada Senin dan diperkirakan akan menyelesaikan penempatannya di Pasifik Barat dalam perjalanan kembali ke benua Amerika Serikat.

Saat USS Ronald Reagan sedang menjalani pemeliharaan di Yokosuka, USS Abraham Lincoln kembali ke San Diego pada 16 Februari.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
2 Helikopter Tabrakan...
2 Helikopter Tabrakan di Rio de Janeiro Tewaskan 6 Orang, Termasuk Penyanyi Oliver Tree
Anggota Kongres AS:...
Anggota Kongres AS: Kesepakatan dengan Iran Adalah Kekalahan Trump dan Amerika!
Ini Poin-poin Penting...
Ini Poin-poin Penting Kesepakatan AS-Iran, Diteken di Jenewa Jumat Mendatang
AS dan Iran Capai Kesepakatan,...
AS dan Iran Capai Kesepakatan, Perang Berakhir
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
3 Pelaut India Tewas...
3 Pelaut India Tewas Akibat Serangan Kapal Tanker oleh AS di Lepas Pantai Oman
Pernikahan Tragis! Ayah...
Pernikahan Tragis! Ayah Mempelai Wanita Tewas akibat Serangan Jantung setelah Ribut soal Mahar
Rekomendasi
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Ini Titik Demo Mahasiswa,...
Ini Titik Demo Mahasiswa, 5.955 Personel Kepolisian Dikerahkan Jaga Aksi Unjuk Rasa
Jerman Unggul atas Curacao...
Jerman Unggul atas Curacao 3-1 di Babak Pertama, Tim Debutan Sempat Bikin Kejutan
Berita Terkini
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
2 Helikopter Tabrakan...
2 Helikopter Tabrakan di Rio de Janeiro Tewaskan 6 Orang, Termasuk Penyanyi Oliver Tree
Anggota Kongres AS:...
Anggota Kongres AS: Kesepakatan dengan Iran Adalah Kekalahan Trump dan Amerika!
Ini Poin-poin Penting...
Ini Poin-poin Penting Kesepakatan AS-Iran, Diteken di Jenewa Jumat Mendatang
AS dan Iran Capai Kesepakatan,...
AS dan Iran Capai Kesepakatan, Perang Berakhir
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Infografis
Sejumlah Pabrik di China...
Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi Akibat Tarif AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved