7 Dampak Kematian Alexei Navalny bagi Gerakan Oposisi terhadap Presiden Putin

Sabtu, 17 Februari 2024 - 23:23 WIB
loading...
A A A
Kremlin membantah mencoba membunuhnya dan mengatakan tidak ada bukti dia diracuni dengan agen saraf.
“Navalny muncul sebagai tokoh penting dan bersejarah, yang mewujudkan sikap politik anti-Putin yang pantang menyerah dan mewakili alternatif paling substansial terhadap rezim Putin sejak tahun 2000,” kata Tatiana Stanovaya, dari konsultan politik R.Politik.

Dia mengatakan Putin khawatir akan campur tangan Barat di Rusia dalam pemilu ini, dan hal ini akan membuatnya mengambil “pendekatan yang lebih agresif dan represif terhadap setiap manifestasi permusuhan.”

7. Kritikus Putin Lainnya Jadi Target Berikutnya

7 Dampak Kematian Alexei Navalny bagi Gerakan Oposisi terhadap Presiden Putin

Foto/Reuters

“Satu demi satu negara Rusia menyingkirkan orang-orang terbaiknya disingkirkan orang-orang yang bisa mengatakan kebenaran demi kekuasaan,” kata Nina Khrushcheva, profesor hubungan internasional di New School di New York.

Oposisi berkisar dari kaum liberal yang berorientasi Barat hingga komunis garis keras dan pendukung nasionalis radikal atau bahkan monarki dari kebangkitan kembali kekaisaran Rusia.

Beberapa aktivis oposisi khawatir terhadap dua tokoh penentang Putin, yakni Ilya Yashin, yang menjalani hukuman 8,5 tahun penjara karena mendiskreditkan angkatan bersenjata, dan Vladimir Kara-Murza, yang menjalani hukuman 25 tahun penjara atas tuduhan makar.

Mantan komandan milisi nasionalis Rusia Igor Girkin, yang menuduh Putin dan petinggi militer gagal dalam perang di Ukraina, bulan lalu divonis bersalah oleh pengadilan Moskow karena menghasut ekstremisme dan dipenjara selama empat tahun.

“Kita semua sudah memahami bahwa tempat penahanan bisa berbahaya bagi kehidupan dan kesehatan,” kata istri Strelkov. “Khususnya bagi mereka yang tidak setuju dengan sistem.”

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Trump: Jika Iran Tak...
Trump: Jika Iran Tak Berperilaku Baik, Kita Akan Jatuhkan Bom di Kepala Mereka
Rekomendasi
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
3.161 Personel Gabungan...
3.161 Personel Gabungan Disiagakan Jelang Eksekusi Hotel Sultan Hari Ini
Hotman Paris Sindir...
Hotman Paris Sindir Mantan yang Pamer Pasangan Baru, Sindir Sarwendah?
Berita Terkini
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Infografis
Pengaduan Pemakzulan...
Pengaduan Pemakzulan Terhadap Wakil Presiden Sara Duterte
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved