Kekuatan Militer Afghanistan, Negara Asia yang Sarat Konflik

Jum'at, 16 Februari 2024 - 16:45 WIB
loading...
Kekuatan Militer Afghanistan,...
Anggota Taliban duduk di kendaraan militer selama parade di Kabul, Afghanistan, 14 November 2021. Foto/REUTERS/Ali Khara
A A A
KABUL - Kekuatan militer Afghanistan menjadi ulasan menarik untuk diketahui. Pada riwayatnya, negara ini menjadi salah satu yang paling sering terlibat konflik, baik internal maupun eksternal.

Afghanistan merupakan sebuah negara terkurung daratan di persimpangan Asia Tengah dan Asia Selatan.

Wilayahnya berbatasan dengan Pakistan di timur dan selatan, Iran di barat, Turkmenistan di barat laut, Uzbekistan di utara, hingga Tajikistan dan China di timur laut.

Melihat ke belakang, Afghanistan menjadi salah satu negara di dunia yang paling sering terlibat konflik bersenjata. Selama beberapa tahun terakhir, negara tersebut bahkan telah dikuasai oleh kelompok pejuang Taliban.

Lantas, seperti apa sebenarnya kekuatan militer dari Afghanistan ini? Simak ulasannya berikut sebagaimana dihimpun dari berbagai sumber, Jumat (16/2/2024).

Kekuatan Militer Afghanistan

1. Skor dan Peringkat


Pemeringkatan Global Fire Power (GFP) 2024 menempatkan Afghanistan berada di urutan ke-115 dari 145 negara yang masuk tinjauan. Skor indeksnya sendiri adalah 2,2715.

Jika dibandingkan dengan yang lain, peringkat Afghanistan masih berada di atas sejumlah negara. Misalnya, seperti Bosnia & Herzegovina (116), Eritrea (117) Lebanon (118), dan lainnya.

2. Anggaran Pertahanan


Anggaran pertahanan sebuah negara kerap dijadikan sebagai salah satu aspek untuk menunjang kekuatan militernya.

Melihat kondisi dan statusnya, Afghanistan memiliki angka yang lumayan jika dibandingkan negara-negara lain. Hal ini dikarenakan bantuan yang sebelumnya sempat dikeluarkan Amerika Serikat.

Laporan GFP mencatat anggaran pertahanan Afghanistan mencapai USD1,1 miliar. Angka tersebut menempatkannya pada posisi ke-85 dari 145 negara yang masuk tinjauan.

3. Jumlah Angkatan Bersenjata


Mengutip Al Jazeera, Afghanistan diperkirakan memiliki total pasukan keamanan nasional mencapai 307.000 per April 2021. Angka tersebut terdiri atas tentara, pasukan khusus, polisi hingga intelijen.

Namun, jumlah tersebut sepertinya telah berkurang drastis semenjak Taliban berkuasa kembali. Saat ini, bahkan tidak diketahui secara pasti jumlah angkatan bersenjata Afghanistan yang tersisa.

4. Persenjataan


Sebelum menarik diri, Amerika Serikat rutin menyediakan sekitar 75 persen dari total dana militer Afghanistan. Tak hanya itu, AS juga mendukung negara tersebut dengan berbagai persenjataan canggih.

Pasukan Afghanistan sebelumnya dibekali senjata seperti senapan serbu modern, kendaraan lapis baja, artileri hingga drone pengintai. Selain itu, mereka juga pernah dilengkapi lebih dari 100 pesawat tempur termasuk helikopter tipe serang.

Namun, data tersebut sepertinya sudah berubah sejak Taliban kembali berkuasa. Beberapa laporan bahkan menyebutkan adanya kemungkinan senjata eks militer Afghanistan yang telah digunakan oleh Taliban.

Demikianlah ulasan mengenai kekuatan militer Afghanistan.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Hukum Baru Taliban:...
Hukum Baru Taliban: Diamnya Gadis Perawan Berarti Persetujuan untuk Menikah
Afghanistan: Pakistan...
Afghanistan: Pakistan Bombardir Rumah Sakit Kabul, 400 Orang Tewas!
Taliban Afghanistan...
Taliban Afghanistan Terbuka untuk Dialog setelah Pakistan Bom Kota-kota Besar
Dunia Serukan Penghentian...
Dunia Serukan Penghentian Segera Perang Afghanistan dan Pakistan
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Teken Perjanjian Damai...
Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapat Perdamaian Permanen di Kawasan
Iran Peringatkan Kapal-Kapal:...
Iran Peringatkan Kapal-Kapal: Selat Hormuz Masih Berbahaya!
Rekomendasi
Ajukan Kasasi, Kuasa...
Ajukan Kasasi, Kuasa Hukum Harap MA Vonis Bebas Kerry Anak Riza Chalid
Babak Pertama: Uruguay...
Babak Pertama: Uruguay vs Spanyol, Blunder Muslera Bawa La Furia Roja Unggul 1-0
Pengadilan Negeri Jakarta...
Pengadilan Negeri Jakarta Timur Larang Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Berita Terkini
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved