AS Bakal Kerahkan 5 Kapal Induk untuk Unjuk Kekuatan pada China

Kamis, 15 Februari 2024 - 13:25 WIB
loading...
AS Bakal Kerahkan 5...
Amerika Serikat berencana mengerahkan lima kapal induk ke Indo-Pasifik untuk unjuk kekuatan pada China dan Korea Utara. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) berencana untuk mengerahkan lima kapal induk ke Pasifik barat tahun ini. Para analis mengatakan rencana itu sebagai unjuk kekuatan terhadap China dan Korea Utara (Korut).

Tiga kapal induk Amerika sudah beroperasi di Samudra Pasifik bagian barat, dan dua lagi sedang dalam perjalanan.

Kedatangan mereka akan menandai pertama kalinya lima dari 11 kontingen kapal induk Washington beroperasi di wilayah tersebut.

Kapal induk USS Abraham Lincoln—bagian dari Armada Pasifik Angkatan Laut AS—terlihat keluar dari pelabuhan asalnya di San Diego, California, dan berlayar menuju Pasifik barat pada 5 Februari, menurut Fleet and Marine Tracker dari Institut Angkatan Laut AS.

Kapal induk USS George Washington juga diperkirakan akan dikerahkan ke wilayah tersebut untuk menggantikan kapal induk USS Ronald Reagan, yang akan direlokasi dari Yokosuka, Jepang, untuk pemeliharaan di galangan kapal Angkatan Laut Puget Sound di Washington.



USS George Washington adalah kapal induk bertenaga nuklir pertama yang dikerahkan ke Jepang, di mana ia bertugas dari tahun 2008-2015 sebelum digantikan oleh kapal induk USS Ronald Reagan untuk pengisian bahan bakar paruh baya di dua reaktornya, serta perbaikan, peningkatan dan modernisasi.

Selain USS Ronald Reagan, kapal induk USS Carl Vinson dan kapal induk USS Theodore Roosevelt masing-masing ditempatkan di Guam dan Hawaii pada hari Senin lalu dan diperkirakan akan berada di Pasifik barat pada April hingga Juli.

Bulan lalu, kelompok tempur USS Theodore Roosevelt dan USS Carl Vinson mengambil bagian dalam Multi-Large Deck Event dengan Jepang di Laut Filipina yang mencakup peningkatan operasi komunikasi maritim, operasi perang udara, dan operasi penerbangan lintas dek.

"Latihan itu dimaksudkan untuk memperkuat operasi maritim terintegrasi di laut dan kesiapan tempur," kata Menurut Armada ke-7 Angkatan Laut AS.
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Denmark dan Greenland...
Denmark dan Greenland Bentuk Front Perlawanan untuk Melawan AS
Demi Keamanan Nasional,...
Demi Keamanan Nasional, Staf Kedubes AS di China Dilarang Berkencan dengan Penduduk Lokal
Meski Bersitegang, AS...
Meski Bersitegang, AS Tidak Akan Tinggalkan NATO, Berikut 3 Alasannya
Taiwan Lawan Tekanan...
Taiwan Lawan Tekanan China di PBB, Tegaskan Status sebagai Negara Berdaulat
Kemlu Respons Penerapan...
Kemlu Respons Penerapan Tarif Resiprokal AS pada Indonesia Sebesar 32%
China Rilis Video Latihan...
China Rilis Video Latihan Militer Pengepungan Taiwan, Tampilkan Pulau Terbakar
Kocak! Trump Terapkan...
Kocak! Trump Terapkan Tarif di Kepulauan Tak Dihuni Manusia, Hanya Ada Anjing Laut dan Penguin
Negara-Negara Arab Nyatakan...
Negara-Negara Arab Nyatakan Tolak Bantu AS Serang Iran
Reaksi Pemimpin Dunia...
Reaksi Pemimpin Dunia atas Penerapan Tarif Trump, dari Uni Eropa hingga Prabowo
Rekomendasi
Arus Mudik Lebaran 2025:...
Arus Mudik Lebaran 2025: Lalu Lintas Kendaraan di Jatim Turun 14,74 Persen
Sejarah Ranking FIFA...
Sejarah Ranking FIFA Timnas Indonesia dalam 15 Tahun Terakhir: Pernah Terpuruk di Posisi 173 Dunia
Arus Balik Meningkat,...
Arus Balik Meningkat, Tol Cipali Tetap Lancar
Berita Terkini
Trump Pilih Kasih, Mengapa...
Trump Pilih Kasih, Mengapa AS Tidak Kenakan Perang Tarif kepada Rusia?
53 menit yang lalu
Siapa Sultan Qaboos?...
Siapa Sultan Qaboos? Penguasa Oman yang Berkuasa 50 Tahun setelah Menggulingkan Ayahnya dalam Kudeta Istana
1 jam yang lalu
Denmark dan Greenland...
Denmark dan Greenland Bentuk Front Perlawanan untuk Melawan AS
2 jam yang lalu
Israel Serang Sekolah...
Israel Serang Sekolah di Gaza, 27 Orang Tewas
3 jam yang lalu
Demi Keamanan Nasional,...
Demi Keamanan Nasional, Staf Kedubes AS di China Dilarang Berkencan dengan Penduduk Lokal
4 jam yang lalu
Meski Bersitegang, AS...
Meski Bersitegang, AS Tidak Akan Tinggalkan NATO, Berikut 3 Alasannya
5 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan China Mampu...
5 Alasan China Mampu Akhiri Dominasi Kapal Induk Amerika Serikat
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved