Kampanye Bersama, Joe Biden dan Kamala Harris Bersumpah Kalahkan Trump

Kamis, 13 Agustus 2020 - 06:08 WIB
loading...
A A A
"Pagi ini, di seluruh negeri, gadis-gadis kecil terbangun, terutama gadis-gadis kecil Hitam dan Coklat, yang begitu sering merasa diabaikan dan diremehkan di komunitas mereka. Tapi hari ini, mungkin saja, mereka melihat diri mereka sendiri untuk pertama kalinya dengan cara yang baru. - sebagai urusan presiden dan wakil presiden," kata Biden tentang Harris.

Dia juga menghujat Trump, yang menyebut Harris "Phony Kamala", dengan mengatakan bahwa presiden dibuat tidak nyaman oleh wanita yang kuat.

"Adakah kejutan bahwa Donald Trump memiliki masalah dengan wanita yang kuat? Atau wanita yang kuat secara keseluruhan?" kata Biden.(Baca: Trump Mengaku Sedikit Terkejut Biden Pilih Kamala Harris Jadi Cawapres )

Biden dan Harris sama-sama mengkritik respon pemerintahan Trump terhadap pandemi virus Corona.

"Kasus terhadap Donald Trump dan Mike Pence terbuka dan tertutup," kata Harris.

"Virus ini telah mempengaruhi hampir setiap negara. Tapi ada alasan mengapa virus itu menghantam Amerika lebih buruk daripada negara maju lainnya. Itu karena kegagalan Trump untuk menanggapinya dengan serius sejak awal," ujar Harris.

Harris juga memuji Biden karena bertugas sebagai wakil presiden untuk presiden kulit hitam, dan memilih wanita kulit hitam sebagai pasangannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
AS Bukan Lagi Negeri...
AS Bukan Lagi Negeri Kesempatan untuk Belajar dan Bekerja, Ini 3 Alasannya
Mengapa Perang Iran...
Mengapa Perang Iran Tidak Diinginkan Rakyat AS? Ini 4 Pemicunya
Hunter Biden Tantang...
Hunter Biden Tantang Putra-putra Trump untuk Pertandingan Tinju
3 Isu yang Mengguncang...
3 Isu yang Mengguncang Popularitas Trump pada 2025
Kanker Prostat Menyebar...
Kanker Prostat Menyebar ke Tulang, Joe Biden Jalani Terapi Radiasi Intensif
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
Ini Alasan Wali Kota...
Ini Alasan Wali Kota New York Mamdani Bersikeras Tangkap Netanyahu
Rekomendasi
Populer di Bulan Safar...
Populer di Bulan Safar : Mengapa Ada Tradisi Rebo Wekasan di Indonesia?
Mahfud MD Ungkap Alasan...
Mahfud MD Ungkap Alasan KPK Harus Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Singgung Asas Konflik Kepentingan
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
Berita Terkini
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved