AS Bukan Lagi Negeri Kesempatan untuk Belajar dan Bekerja, Ini 3 Alasannya

Minggu, 17 Mei 2026 - 01:10 WIB
loading...
AS Bukan Lagi Negeri...
AS bukan lagi negeri kesempatan untuk belajar dan bekerja. Foto/X
A A A
BERLIN - Kanselir Jerman Friedrich Merz mengatakan bahwa ia tidak akan lagi merekomendasikan Amerika Serikat sebagai tujuan bagi anak-anaknya untuk belajar atau bekerja, dengan alasan apa yang ia gambarkan sebagai memburuknya “iklim sosial” di Amerika.

Berbicara di konferensi pemuda Katolik di Wuerzburg pada hari Jumat, pemimpin konservatif itu mengatakan AS telah menjadi sangat terpolarisasi dan tujuan yang kurang menarik bagi kaum muda.

AS Bukan Lagi Negeri Kesempatan untuk Belajar dan Bekerja, Ini 3 Alasannya

1. Banyak Warga AS Kesulitan Mencari Pekerjaan

“Saya sangat mengagumi Amerika,” kata Merz dalam sebuah diskusi panel. “Saat ini kekaguman saya tidak bertambah.” Merz juga berpendapat bahwa bahkan warga Amerika yang berpendidikan tinggi pun semakin kesulitan mencari pekerjaan, menunjukkan bahwa AS bukan lagi “negeri kesempatan” seperti dulu.

“Saya tidak akan merekomendasikan kepada anak-anak saya saat ini untuk pergi ke AS, mendapatkan pendidikan di sana, dan bekerja di sana,” katanya.

Data pasar tenaga kerja terbaru tampaknya mendukung setidaknya sebagian dari kritik Merz. Bank Federal Reserve New York melaporkan awal bulan ini bahwa pengangguran di antara pemegang gelar berusia 22-27 tahun berada di sekitar 5,7%, sementara pengangguran terselubung berada di atas 41%.


2. Banyak Pemutusan Hubungan Kerja

Hampir setengah dari lulusan muda sekarang bekerja di pekerjaan yang tidak memerlukan gelar, sementara perekrutan untuk peran profesional tingkat pemula telah melambat tajam, menurut The Washington Post. Pada saat yang sama, PHK karyawan kerah putih di sektor-sektor seperti teknologi, keuangan, dan layanan korporasi telah meningkat di tengah adopsi AI dan pemangkasan biaya perusahaan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Seperempat Laga Piala...
Seperempat Laga Piala Dunia 2026 Berisiko Tinggi
Iran Tembakkan 7 Rudal...
Iran Tembakkan 7 Rudal Balistik ke Kuwait, Balas Serangan AS di Pulau Qeshm dan Goruk
Iran Peringatkan Negara-Negara...
Iran Peringatkan Negara-Negara Teluk Tak Bantu Serangan AS
Rekomendasi
Anwar BAB Serahkan Seluruh...
Anwar BAB Serahkan Seluruh Uang Saku ke Polisi Usai Diperiksa dalam Kasus Hanania Group
Nanik S Deyang Merapat...
Nanik S Deyang Merapat ke Istana, Mau Lapor Efisiensi Anggaran MBG
KPK Tetapkan 4 Tersangka...
KPK Tetapkan 4 Tersangka terkait OTT BPK, Salah Satunya Bupati Muara Enim Edison
Berita Terkini
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Infografis
Ini 3 Negara Musuh AS...
Ini 3 Negara Musuh AS yang Tidak Terkena Tarif Impor Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved