alexametrics

Horor Penjara UEA di Yaman: Tahanan Diperkosa hingga Setrum Kemaluan

loading...
Horor Penjara UEA di Yaman: Tahanan Diperkosa hingga Setrum Kemaluan
Gambar metode penyiksaan di penjara Yaman yang dikelola Uni Emirat Arab. Gambar ini dibuat seorang tahanan yang jadi korban penyiksaan. Foto/Fox News/AP
A+ A-
SANAA - Berbagai metode penyiksaan dan pelecehan seksual yang mengerikan telah digunakan terhadap para tahanan di penjara Yaman yang dikelola Uni Emirat Arab (UEA). Para sipir Yaman yang bekerja di bawah arahan petugas UEA terlibat dalam penyiksaan itu.

Beberapa saksi mengatakan, sebagian sipir memerkosa tahanan dan sipir lain merekam metode penyiksaan. Para petugas tersebut juga ada yang menyetrum organ kemaluan tahanan dan ada pula yang menggantung batu di organ kemaluan tahanan.

"Mereka menelanjangi Anda, lalu mengikat tangan Anda ke tiang baja dari kanan dan kiri sehingga Anda terbuka lebar di depan mereka. Kemudian memulai sodomi," kata seorang saksi, yang merupakan ayah dari empat anak.

Dari dalam penjara di Aden, para tahanan menyelundupkan surat dan gambar kepada Associated Press (AP) tentang pelecehan seksual. Gambar-gambar dibuat dengan pena tinta biru.



Sang seniman mengatakan kepada AP bahwa dia ditahan tahun lalu dan telah berada di tiga penjara berbeda.

“Mereka menyiksa saya tanpa menuduh saya apa pun. Kadang-kadang saya berharap mereka akan memberi saya ganti rugi sehingga saya dapat mengakhiri rasa sakit ini," katanya.

"Hal terburuk tentang itu adalah bahwa saya mengharapkan kematian setiap hari dan saya tidak dapat menemukannya."

Pemberi informasi itu berbicara dengan syarat anonim karena takut menjadi korban penyalahgunaan lebih lanjut.

Gambar-gambar yang diselundupkan menunjukkan seorang pria digantung dalam kondisi telanjang dengan rantai. Pria itu lantas disengat listrik. Ada juga gambar seorang tahanan di lantai dikelilingi oleh anjing-anjing yang marah, serta gambar grafik tentang pemerkosaan anal.

"Telanjang setelah dipukul," bunyi sebuah kalimat yang aslinya berbahasa Arab sebagai keterangan dari gambar penyikasaan.

"Ini adalah bagaimana mereka mencari para tahanan," bunyi keterangan pada gambar yang lain.

Menurut laporan AP, ada 15 petugas yang tiba di penjara di Yaman selatan menyembunyikan wajah mereka di belakang penutup kepala, tetapi aksen mereka jelas asing, yakni dari Uni Emirat Arab.
halaman ke-1 dari 3
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak