Seberapa Kuat Paspor China?

Kamis, 01 Februari 2024 - 18:18 WIB
loading...
A A A
Enam negara telah mendukung pengaturan tersebut di benua Amerika, termasuk Barbados, Bahama, Ekuador, Dominika, Grenada, dan Suriname.

Rezim bebas visa timbal balik juga berlaku untuk dua negara Afrika - Mauritius dan Seychelles - dan dua negara Oseania - Fiji dan Tonga.

China mengumumkan pada akhir November bahwa mereka akan menawarkan akses bebas visa kepada pemegang paspor Malaysia hingga 30 November 2024. Malaysia mengatakan beberapa hari kemudian bahwa pihaknya akan menghapuskan persyaratan visa bagi pemegang paspor China hingga 31 Desember 2024.

Baca Juga: Bagaimana Strategi AS jika Perang China dan Taiwan Pecah?

2. Pengecualian Visa Unilateral

Seberapa Kuat Paspor China?

Foto/Reuters

Melansir Reuters, lebih dari 20 negara dan wilayah secara sepihak telah memberikan akses bebas visa kepada pemegang paspor China.

Negara-negara bebas visa unilateral di Amerika adalah Antigua dan Barbuda, Saint Kitts dan Nevis, Haiti, Saint Lucia, dan Jamaika.

Di Asia, warga negara China dapat memasuki Oman, Pulau Jeju Korea Selatan, Uzbekistan, Iran, Pulau Phu Quoc di Vietnam, dan Georgia dengan visa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Merasakan Liburan yang...
Merasakan Liburan yang Berkesan dengan Menjelajahi Beijing dan Shanghai
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Meningkat Jadi 5.208 Orang, 16.740 Luka-Luka
Bunuh Tentara AS, Militer...
Bunuh Tentara AS, Militer Iran Janjikan Serangan Lebih Dahsyat
Rekomendasi
Wamenag: Pencegahan...
Wamenag: Pencegahan LGBT Akan Masuk Kurikulum Mulai Kelas 4 SD
Raih Doktor di Unair,...
Raih Doktor di Unair, Pangi Chaniago Tawarkan Model Baru Jelaskan Split Ticket Voting di Indonesia
Dosen UGM Kena Doxing...
Dosen UGM Kena Doxing usai Komentari Mutasi ASN Kementerian PU, Dody Hanggodo Bersumpah Tak Tahu
Berita Terkini
6 Negara dengan Sistem...
6 Negara dengan Sistem Pelayanan Kesehatan Terbaik di Dunia, 3 Ada di Asia
Mantan Agen CIA Ini...
Mantan Agen CIA Ini Minta AS Akui Iran sebagai Kekuatan Regional Utama, Berikut 3 Alasannya
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Warga Yordania Bantu...
Warga Yordania Bantu Iran Menarget Pangkalan Militer AS
Menlu Araghchi: Pengkhianatan...
Menlu Araghchi: Pengkhianatan di Balik Pembunuhan Khamenei Berdampak pada Pengambilan Keputusan
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved