Netanyahu pada Hamas: Menguji Israel, Balasan Akan Lebih Keras!

Kamis, 31 Mei 2018 - 02:35 WIB
Netanyahu pada Hamas:...
Netanyahu pada Hamas: Menguji Israel, Balasan Akan Lebih Keras!
A A A
TEL AVIV - Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu memperingatkan Hamas untuk tidak menguji Israel. Sebab, serangan balasan militer Israel akan jauh lebih keras.

Netanyahu mengancam akan membombardir Gaza secara lebih keras jika kelompok militan wilayah itu terus meluncurkan serangan roket dan mortir ke Israel selatan.

"Satu hal sudah jelas. Ketika mereka menguji kami, mereka membayar segera," kata Netanyahu pada Rabu (30/5/2018) petang. "Mereka terus menguji kami, mereka akan membayar harga yang lebih keras!," ujar Netanyahu.

Seperti diberitakan sebelumnya, situasi di Jalur Gaza, Palestina, memanas setelah militer Israel dan kelompok militan di wilayah Gaza saling serang.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengonfirmasi, ada sekitar 180 roket dan mortir yang ditembakkan kelompok militan Gaza sejak Selasa hingga Rabu dini hari. Serangan roket ke Israel itu merupakan yang terbesar sejak Perang Gaza 2014.

Israel menanggapi serangan ratusan roket dan mortir dari Gaza itu dengan menyerang 65 target Hamas di seluruh Jalur Gaza, termasuk terowongan dua jalur. Terowongan yang diserangan itu salah satu jalur sepanjang 1 kilometer menuju ke Semenanjung Sinai, Mesir dan jalur lainnya sepanjang 900 meter menuju wilayah Israel.

Aksi saling serang berhenti pada Rabu siang. Hal itu memicu spekuklasi bahwa Israel dan Hamas sepakat melakukan gencatan senjata yang ditengahi oleh Mesir.

"IDF telah bereaksi keras, sejak kemarin, terhadap tembakan roket dari Jalur Gaza dengan menyerang lusinan sasaran teroris. Ini adalah pukulan paling keras yang telah kami tangani selama bertahun-tahun," ujar Netanyahu, seperti dikutip AFP.

Dia menuduh Iran telah menginspirasi kelompok Hamas dan Jihad Islam di Gaza untuk menyerang Israel.

"Hamas, Jihad Islam dan organisasi teroris lainnya bertanggung jawab atas eskalasi ini," kata Netanyahu. "Saya tidak bermaksud untuk memberikan detail tentang rencana kami, karena saya tidak ingin musuh tahu apa yang ada di tokonya."
(mas)
Berita Terkait
Israel Bebaskan Tokoh...
Israel Bebaskan Tokoh Pemimpin Hamas Hassan Yousef
Panglima Militer Hamas:...
Panglima Militer Hamas: Jika Anda Punya Senjata, Keluarkan!
Pejuang Hamas Berhasil...
Pejuang Hamas Berhasil Tangkap Tentara Israel
Hamas Akan Bebaskan...
Hamas Akan Bebaskan 3 Sandera Israel, Ditukar dengan 183 Tahanan Palestina
7 Warga Israel Luka...
7 Warga Israel Luka Ditabrak Mobil dan Ditikam, Hamas: Serangan Heroik!
4 Alasan Hamas Sepakat...
4 Alasan Hamas Sepakat dengan Proposal Perdamaian Trump
Berita Terkini
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
1 jam yang lalu
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
3 jam yang lalu
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
3 jam yang lalu
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
4 jam yang lalu
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
5 jam yang lalu
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
5 jam yang lalu
Infografis
Cegah Gencatan Senjata,...
Cegah Gencatan Senjata, Israel Palsukan Penemuan Terowongan Hamas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved