ICC Minta Hongaria Jelaskan Kegagalan Menangkap Benjamin Netanyahu

Jum'at, 18 April 2025 - 18:52 WIB
loading...
ICC Minta Hongaria Jelaskan...
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (Kanan) dan Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban. Foto/X
A A A
DEN HAAG - Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) meminta Hongaria memberikan klarifikasi terkait kegagalannya menangkap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, selama kunjungannya baru-baru ini ke Budapest.

Pada bulan November tahun lalu, pengadilan mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanannya Yoav Gallant atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan yang dilakukan dalam serangan genosida di Jalur Gaza.

Menurut pernyataan pada hari Rabu (16/4/2025), ICC mengajukan permintaannya kepada Hongaria berdasarkan Pasal 87(7) Statuta Roma, yang membahas kegagalan mematuhi permintaan kerja sama oleh pengadilan, “sehingga dengan demikian mencegah Pengadilan untuk menjalankan fungsi dan kewenangannya berdasarkan Statuta.”

Disebutkan pada tanggal 3 April 2025, “Pendaftaran, setelah mengonfirmasi bahwa Tn. Netanyahu telah tiba di Hongaria beberapa jam sebelumnya pada hari itu, menyampaikan kepada Hongaria permintaan untuk penangkapan sementara Tn. Netanyahu sesuai dengan pasal 92 Statuta.”

“Pada tanggal 11 April 2025, Panitera Pengadilan mengajukan laporan kepada Kamar tentang pengiriman permintaan ke Hongaria, yang antara lain berisi informasi bahwa Tn. Netanyahu berada di Hongaria dari tanggal 3 hingga 6 April 2025, saat ia meninggalkan negara tersebut,” papar pernyataan tersebut.

Hongaria diminta memberikan klarifikasi paling lambat tanggal 23 Mei 2025.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Maroko Tandatangani...
Maroko Tandatangani Perjanjian dengan Dewan Perdamaian untuk Gabung Pasukan Internasional Gaza
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Israel Menahan Mufti...
Israel Menahan Mufti Agung Yerusalem, Melarangnya Masuk Masjid Al-Aqsa Selama 1 Pekan
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
Mahasiswa Antusias Berlatih...
Mahasiswa Antusias Berlatih Jadi Reporter di Booth iReporter ICC Unsoed
Wabah Parasit di Michigan...
Wabah Parasit di Michigan Meluas, Lebih dari 3.300 Orang Terinfeksi
Heboh! 100 Lebih Politisi...
Heboh! 100 Lebih Politisi Demokrat di DPR AS Tolak Bantuan Militer untuk Israel
Rekomendasi
Prabowo: Mencuri Uang...
Prabowo: Mencuri Uang Rakyat, Saya Tidak Toleransi
Prabowo: Anggaran Pertahanan...
Prabowo: Anggaran Pertahanan dan Polri jika Perlu Dikurangi untuk Hapus Kemiskinan
Polda Riau Bongkar Sawmill...
Polda Riau Bongkar Sawmill Illegal di Kampar, Sita Ratusan Batang Kayu Hasil Illegal Logging
Berita Terkini
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved