9 Pesawat Militer AS Kirim Bom Penghancur Bunker ke Israel, Persiapan Serang Iran?

Jum'at, 18 April 2025 - 18:15 WIB
loading...
9 Pesawat Militer AS...
MK-84 adalah bom serbaguna seberat 2.000 pon untuk menghancurkan target dengan daya ledak besar. Foto/anadolu
A A A
TEL AVIV - Sembilan pesawat angkut militer Amerika Serikat (AS) yang membawa bom penghancur bunker mendarat di pangkalan udara Israel dekat Tel Aviv dalam 24 jam terakhir, menurut penyiar publik Israel pada hari Kamis (17/4/2025).

“Sembilan pesawat angkut AS yang membawa bom penghancur bunker dan senjata pertahanan lainnya mendarat di Pangkalan Udara Nevatim dekat Tel Aviv, di Israel tengah,” ungkap laporan otoritas penyiaran Israel KAN.

Ditambahkannya, “Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan serangan gabungan AS-Israel, jika negosiasi nuklir antara Washington dan Teheran gagal.”

Hingga pukul 18.05GMT, belum ada komentar langsung dari AS mengenai laporan tersebut.

Sebelumnya, Amerika Serikat sudah pernah mengirimkan bom penghancur bunker ke Israel, termasuk bom MK-84 dan BLU-109, yang dirancang untuk menghancurkan struktur bawah tanah dan bangunan yang diperkuat.

Penggunaan bom-bom ini dalam konflik di Gaza telah menimbulkan kekhawatiran internasional mengenai dampaknya terhadap warga sipil.

MK-84 adalah bom serbaguna seberat 2.000 pon yang digunakan untuk menghancurkan target dengan daya ledak besar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Peluang Iran Lolos ke...
Peluang Iran Lolos ke Babak 32 Besar Masih Terbuka, Diprediksi Capai 80 Persen
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Venezuela Luluh Lantak...
Venezuela Luluh Lantak Diguncang 2 Gempa Dahsyat, Ini Pemicunya?
Rekomendasi
Investor Saham Meningkat,...
Investor Saham Meningkat, Stockbit Andalkan Keamanan Berlapis
BSSN, ABI dan PINTU...
BSSN, ABI dan PINTU Perkuat Sinergi Jamin Keamanan Transaksi Digital
Peserta SPPI Meninggal...
Peserta SPPI Meninggal Akibat TBC, Tim Seleksi Ungkap Pemeriksaan Awal hanya Terdeteksi Infeksi Paru
Berita Terkini
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved