alexametrics

Lieberman: Rusia Tidak Bisa Cegah 'Aksi' Israel di Suriah

loading...
Lieberman: Rusia Tidak Bisa Cegah Aksi Israel di Suriah
Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman. Foto/Istimewa
A+ A-
TEL AVIV - Israel tidak akan menerima jika aksinya di Suriah dibatasi oleh Rusia atau negara lain. Demikian yang dikatakan Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman, seminggu setelah serangan udara mematikan yang dikaitkan dengan negara Yahudi itu.

"Kami akan mempertahankan kebebasan bertindak sepenuhnya. Kami tidak akan menerima pembatasan apa pun ketika menyangkut pembelaan terhadap kepentingan keamanan kami," kata Lieberman dalam wawancara video dengan situs berita Walla.



Pernyataan ini sebagai tanggapan atas kritik Rusia terhadap serangan baru-baru ini.

"Tapi kami tidak ingin memprovokasi Rusia. Kami memiliki jalur komunikasi terbuka di tingkat perwira senior. Orang-orang Rusia memahami kami dan faktanya adalah bahwa selama bertahun-tahun kami berhasil menghindari perselisihan dengan mereka di Suriah," imbuhnya seperti dikutip dari Al Araby, Selasa (17/4/2018).

Lieberman sekali lagi menuduh musuh utama Israel, Iran, berusaha berkuasa secara militer di Suriah dan mengancam negaranya.

"Kami tidak akan mentolerir kekuatan militer Iran yang signifikan di Suriah dalam bentuk pelabuhan militer dan bandara atau penyebaran persenjataan canggih," ujar Lieberman.

Pada 9 April, tujuh personel Iran termasuk di antara 14 orang yang tewas dalam serangan pagi hari di pangkalan udara T-4 di Suriah. Sekutu rezim Suriah, Iran dan Rusia, menyalahkan Israel atas serangan itu.
halaman ke-1 dari 2
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak