Aktivitas Shin Bet Memata-matai Iran Meningkat hingga 400 Persen
Rabu, 01 Januari 2025 - 17:39 WIB
loading...
Shin Bet meningkatkan aktivitas spionasenya di Iran hingga 400 persen. Foto/X/@jhamilton54809
A
A
A
TEHERAN - Apa yang disebut sebagai dinas mata-mata internal rezim Israel telah menuduh bahwa kasus-kasus spionase untuk Iran yang diidentifikasi oleh aparat tersebut mengalami "peningkatan 400 persen" pada tahun 2024 dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Shin Bet memberikan angka yang dimaksud dalam sebuah laporan pada hari Selasa, dengan mengklaim bahwa mereka telah mendakwa 27 pemukim ilegal Israel sebagai bagian dari pengejaran kasus-kasus tersebut.
Dinas tersebut juga mengklaim bahwa mereka telah menggagalkan 13 "operasi spionase besar" yang menargetkan rezim tersebut.
Pada bulan Oktober 2024, badan tersebut dan polisi rezim tersebut menuduh mereka telah menangkap dua pemukim di sebelah timur kota Tel Aviv atas tuduhan spionase untuk Iran.
Dakwaan yang dilayangkan kepada para tahanan juga mencakup melakukan serangkaian tindakan sabotase di wilayah Palestina yang diduduki.
Pada tanggal 19 September, Shin Bet dan polisi Israel mengklaim bahwa mereka telah menangkap seorang pemukim atas dugaan keterlibatan dalam rencana yang menargetkan "orang-orang Israel terkemuka."
Shin Bet memberikan angka yang dimaksud dalam sebuah laporan pada hari Selasa, dengan mengklaim bahwa mereka telah mendakwa 27 pemukim ilegal Israel sebagai bagian dari pengejaran kasus-kasus tersebut.
Dinas tersebut juga mengklaim bahwa mereka telah menggagalkan 13 "operasi spionase besar" yang menargetkan rezim tersebut.
Pada bulan Oktober 2024, badan tersebut dan polisi rezim tersebut menuduh mereka telah menangkap dua pemukim di sebelah timur kota Tel Aviv atas tuduhan spionase untuk Iran.
Dakwaan yang dilayangkan kepada para tahanan juga mencakup melakukan serangkaian tindakan sabotase di wilayah Palestina yang diduduki.
Pada tanggal 19 September, Shin Bet dan polisi Israel mengklaim bahwa mereka telah menangkap seorang pemukim atas dugaan keterlibatan dalam rencana yang menargetkan "orang-orang Israel terkemuka."
Lihat Juga :