Kenapa Maladewa Lebih Pilih China Dibandingkan India?

Kamis, 11 Januari 2024 - 22:50 WIB
loading...
A A A
Namun banyak yang berpendapat bahwa seruan boikot juga dapat berdampak pada warga India yang tinggal di Maladewa. Diperkirakan sekitar 33.000 orang India bekerja di perusahaan tersebut sektor konstruksi, perhotelan, dan ritel.

“Sejumlah besar warga India juga bekerja di sektor pariwisata Maladewa, banyak dari mereka sebagai manajer dan staf kantor depan,” kata Ghiyas.

Ketegangan sudah terjadi antara India dan negara kepulauan itu setelah Muizzu meminta kontingen 77 tentara India untuk meninggalkan negara itu setelah ia berkuasa pada November tahun lalu.

Pemimpin baru Maladewa ingin agar pasukan India pergi. India mengatakan personel keamanannya berada di negara kepulauan itu untuk memelihara tiga pesawat penyelamat dan pengawasan maritim yang telah disumbangkan ke negara tersebut.

Kepulauan Samudera Hindia telah lama berada di bawah pengaruh India dan para analis mengatakan Muizzu ingin mengubahnya. Kampanye pemilihannya dipusatkan pada kebijakan 'India out', dengan janji untuk memulangkan pasukan India dan mengurangi pengaruh Delhi.

“Retorika Tuan Muizzu benar-benar memperkuat sentimen anti-India di dalam basis pemilihnya. Hal itu mungkin mendorong para menteri muda untuk membuat pernyataan kontroversial secara terbuka terhadap India,” kata Azim Zahir, seorang analis politik Maladewa.

Meskipun banyak orang di Maladewa menolak komentar “tidak sopan” terhadap India dan Modi, ada juga argumen bahwa tindakan diplomatik koersif apa pun yang dilakukan Delhi dapat menjadi bumerang.

“Hal ini bisa mendorong Muizzu lebih jauh ke arah Tiongkok atau kekuatan lain di kawasan ini,” kata Zahir.

Mantan diplomat senior India, Nirupama Menon Rao, mengatakan Delhi seharusnya bisa turun tangan untuk meyakinkan Male di tengah seruan boikot ekonomi di media sosial.

“Di sinilah kita membutuhkan juru bicara pemerintah India untuk turun tangan dan mengambil tindakan yang benar dengan tetap mempertimbangkan kepentingan keamanan dan strategis yang lebih besar dan krusial. Maladewa BUKAN Kuba kita,” tulisnya di X.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Prabowo dan Menlu Turkiye...
Prabowo dan Menlu Turkiye Bertemu di Hambalang, Bahas Isu Palestina hingga Timur Tengah
Mobil Dibom Israel,...
Mobil Dibom Israel, Jenderal Angkatan Darat Lebanon Tewas
Rekomendasi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Campus League dan Universitas...
Campus League dan Universitas Pelita Harapan Jalin Kerja Sama Majukan Ekosistem Olahraga
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Hungaria 2026, Hapus Dahaga Gelar 266 Hari
Berita Terkini
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
5 Tradisi Unik di Dunia,...
5 Tradisi Unik di Dunia, Salah Satunya Melempar Bayi di India
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved