Kenapa Maladewa Lebih Pilih China Dibandingkan India?

Kamis, 11 Januari 2024 - 22:50 WIB
loading...
Kenapa Maladewa Lebih...
Maladewa lebih memilih China dibandingkan India. Foto/Reuters
A A A
MALE - Di kafe-kafe dan restoran-restoran yang berjejer di jalan-jalan sempit di Male, ibu kota Maladewa , topik hangat yang dibicarakan adalah bagaimana perselisihan dengan India menjadi tidak terkendali – dan apa reaksi Delhi terhadap hal itu.

Menyusul komentar “menghina” yang dibuat oleh tiga menteri muda Maladewa terhadap Perdana Menteri India Narendra Modi, surga pariwisata ini terancam diboikot oleh wisatawan India – yang merupakan salah satu penyumbang pendapatan terbesar negara tersebut.

Orang India adalah kelompok wisatawan terbesar berdasarkan kebangsaan yang mengunjungi Maladewa tahun lalu. Pariwisata menyumbang hampir sepertiga perekonomian negara.

Para menteri, yang telah diberhentikan sementara, menyebut Modi sebagai "badut", "teroris", dan "boneka Israel" di media sosial.

Komentar tersebut memicu kemarahan dan seruan boikot terhadap Maladewa di media sosial India.

Postingan kontroversial tersebut dihapus menyusul keributan tersebut dan Kementerian Luar Negeri Maladewa mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa komentar yang dibuat oleh para menteri tersebut bersifat pribadi dan tidak mewakili pandangan pemerintah.

Maladewa terdiri dari sekitar 1.200 pulau karang dan atol yang terletak di tengah Samudera Hindia. Kepulauan ini memiliki populasi sekitar 520.000 jiwa dibandingkan India yang berpenduduk 1,4 miliar jiwa.

Sebagai negara kepulauan kecil, negara ini bergantung pada tetangganya, India, untuk sebagian besar pangan, pembangunan infrastruktur, dan kemajuan teknologi.

Beberapa warga di Male mengaku khawatir pertikaian diplomatik tersebut dapat menghambat hubungan kedua negara.

"Kami kecewa dengan seruan boikot [dari India]. Namun kami lebih kecewa dengan pemerintah kami. Kurangnya penilaian yang baik dari pihak pejabat kami", Mariyam Eem Shafeeg, seorang mahasiswa di Universitas Nasional Maladewa mengatakan kepada BBC.

Baca Juga: Sebut PM India Badut dan Boneka Israel, 3 Wakil Menteri Maladewa Diskors

Yang lain berpendapat bahwa Maladewa juga memiliki ikatan budaya yang kuat dengan India karena masyarakat di sana tumbuh besar dengan menonton film dan drama Bollywood.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
Pendukung Partai Kecoa...
Pendukung Partai Kecoa Kembali Turun ke Jalan, Apa yang Dituntut?
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Menjembatani Rivalitas...
Menjembatani Rivalitas LCS: Konsep Hybrid Maritime Security Governance System
Feri Tua Membawa 133...
Feri Tua Membawa 133 Orang Terbalik di Pantai Atlantik, 66 Orang Masih Hilang
Pasukan Israel Ditipu...
Pasukan Israel Ditipu Pimpinan, Dikirim Perang dengan Jumlah Personel dan Tank Tak Sesuai Janji
Rekomendasi
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
Perjalanan Rapat Istana...
Perjalanan Rapat Istana Sempat Tertunda, Mentan Amran Turun Tangan Selamatkan Korban Kecelakaan
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved