70% Rumah di Gaza Dihancurkan Israel

Minggu, 31 Desember 2023 - 20:58 WIB
loading...
A A A
Corey Scher dari CUNY Graduate Center dan Jamon Van Den Hoek dari Oregon State University mengatakan kepada AP, “Gaza sekarang memiliki warna yang berbeda dari luar angkasa. Teksturnya berbeda.”

Kampanye militer Israel di Gaza, kata para ahli, kini juga termasuk yang paling mematikan dalam sejarah, menewaskan lebih dari 21.500 orang dan melukai 55.000 orang. Lebih dari 1.000 anak-anak diamputasi anggota tubuhnya dalam serangan Israel sejak 7 Oktober.

Tentara Israel mengklaim bahwa mereka telah menargetkan pejuang Hamas, yang melakukan serangan mematikan di wilayah Israel pada tanggal 7 Oktober. Sekitar 1.200 orang tewas dalam serangan yang memicu fase konflik saat ini.

Hamas mengatakan serangannya merupakan respons terhadap berlanjutnya blokade Israel terhadap Gaza dan perluasan pemukiman di Tepi Barat dan Yerusalem Timur yang diduduki. Warga Palestina melihat permukiman Israel – yang dianggap ilegal menurut hukum internasional – sebagai hambatan terbesar dalam mewujudkan negara mereka di masa depan.

Tingkat kehancuran sangat tinggi karena “Hamas sangat mengakar di kalangan penduduk sipil”, ungkap Efraim Inbar, kepala Institut Strategi dan Keamanan Yerusalem, sebuah lembaga pemikir, kepada AP.

Namun para ahli mengkritik Israel karena membom Gaza – yang merupakan salah satu daerah terpadat di dunia yang menampung 2,3 juta orang di tanah seluas 365 km persegi.

Laporan media dan kelompok hak asasi manusia mengatakan sebagian besar korban tewas adalah warga sipil – lebih dari 70 persen di antaranya adalah anak-anak, perempuan, dan orang lanjut usia. Lebih dari 90 persen penduduk daerah kantong tersebut kini menjadi pengungsi, dan kelompok bantuan memperingatkan akan terjadinya kelaparan dan wabah penyakit. Pengiriman bantuan telah dibatasi oleh Israel yang memperburuk krisis.

Sementara itu, militer Israel tidak banyak bicara mengenai jenis bom dan artileri yang digunakan di Gaza. Dari pecahan ledakan yang ditemukan di lokasi dan analisis rekaman serangan, para ahli yakin bahwa sebagian besar bom yang dijatuhkan di wilayah kantong yang terkepung tersebut adalah buatan AS. Mereka mengatakan senjata-senjata tersebut termasuk “penghancur bunker” seberat 2.000 pon (900 kg) yang telah menewaskan ratusan orang di daerah padat penduduk.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemukim Israel Bakar...
Pemukim Israel Bakar 2 Masjid Bersejarah di Tepi Barat, Hamas: Lanjutkan Jalan Perlawanan
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
MUI Tegaskan Dukung...
MUI Tegaskan Dukung Kemerdekaan Palestina: Kita Menolak Terhadap Genosida dan Islamophobia
Menlu Indonesia dan...
Menlu Indonesia dan 7 Negara Islam Kecam Tindakan Provokatif Israel di Masjid Al-Aqsa
Wow, Jepang Akan Uji...
Wow, Jepang Akan Uji Coba Penambangan Mineral Tanah Jarang 6 Km di Bawah Laut
Rekomendasi
Kuasa Hukum Ruben Onsu...
Kuasa Hukum Ruben Onsu Tantang Sarwendah Tunjukkan Surat Lelang Rumah
8th Asian Taekwondo...
8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026 Jadi Arena Perebutan Poin Olimpiade
Pernah Digaji Rp35 Ribu...
Pernah Digaji Rp35 Ribu per Hari, Dewick Bagikan Kisah Sukses Jadi Kreator Konten Jutaan Pengikut
Berita Terkini
Tak Ada Jalan Keluar,...
Tak Ada Jalan Keluar, 6 Pilihan Strategi Trump saat Perang Iran Makin Memburuk
Rudal Iran Makin Akurat...
Rudal Iran Makin Akurat Gempur Pangkalan AS, Benar Canggih atau Dibantu Rusia dan China?
Mata-matai Para Pemimpin...
Mata-matai Para Pemimpin Rusia, Swedia Dirikan Biro Intelijen seperti MI6
Menghilang 27 Tahun,...
'Menghilang' 27 Tahun, Kapal Perang Nuklir 28.000 Ton Rusia Bersiap untuk Tempur Lagi
Komandan CENTCOM Klaim...
Komandan CENTCOM Klaim Serangan AS di sekitar Hormuz Tidak Efektif, kecuali Perang Besar-besaran
Penembakan Massal Guncang...
Penembakan Massal Guncang Festival Makanan AS, 3 Orang Tewas, 4 Luka
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved