70% Rumah di Gaza Dihancurkan Israel
Minggu, 31 Desember 2023 - 20:58 WIB
loading...
A
A
A
Jaringan berita AS CNN melaporkan pada tanggal 14 Desember bahwa sekitar setengah dari seluruh amunisi Israel yang dijatuhkan di Gaza adalah bom “bodoh” yang tidak tepat, yang menimbulkan ancaman lebih besar bagi warga sipil.
Awal pekan ini, seorang pejabat militer Israel mengakui bahwa tingginya angka kematian akibat serangan pada malam Natal di sebuah kamp pengungsi di Gaza tengah adalah akibat dari penggunaan amunisi yang tidak tepat, menyoroti taktik militer yang telah menimbulkan banyak korban sipil.
Outlet berita Israel +972 sebelumnya juga melaporkan bahwa militer Israel telah melonggarkan standarnya mengenai kerugian sipil yang dapat diterima akibat serangan, yang mengakibatkan lebih banyak warga sipil yang terbunuh dibandingkan serangan militer sebelumnya.
Human Rights Watch menuduh Israel menggunakan fosfor putih yang dilarang. Israel membantah klaim tersebut.
Tentara Israel telah menegaskan kembali bahwa setiap serangan disetujui oleh penasihat hukum untuk memastikan tindakan tersebut mematuhi hukum internasional.
“Kami memilih amunisi yang tepat untuk setiap sasaran – sehingga tidak menimbulkan kerusakan yang tidak perlu,” kata juru bicara utama angkatan darat, Laksamana Muda Daniel Hagari.
Awal pekan ini, seorang pejabat militer Israel mengakui bahwa tingginya angka kematian akibat serangan pada malam Natal di sebuah kamp pengungsi di Gaza tengah adalah akibat dari penggunaan amunisi yang tidak tepat, menyoroti taktik militer yang telah menimbulkan banyak korban sipil.
Outlet berita Israel +972 sebelumnya juga melaporkan bahwa militer Israel telah melonggarkan standarnya mengenai kerugian sipil yang dapat diterima akibat serangan, yang mengakibatkan lebih banyak warga sipil yang terbunuh dibandingkan serangan militer sebelumnya.
Human Rights Watch menuduh Israel menggunakan fosfor putih yang dilarang. Israel membantah klaim tersebut.
Tentara Israel telah menegaskan kembali bahwa setiap serangan disetujui oleh penasihat hukum untuk memastikan tindakan tersebut mematuhi hukum internasional.
“Kami memilih amunisi yang tepat untuk setiap sasaran – sehingga tidak menimbulkan kerusakan yang tidak perlu,” kata juru bicara utama angkatan darat, Laksamana Muda Daniel Hagari.
(ahm)
Lihat Juga :