5 Kesalahan Fatal Israel Menilai Hamas Sama Seperti ISIS

Rabu, 06 Desember 2023 - 06:06 WIB
loading...
5 Kesalahan Fatal Israel...
Hamas sangat berbeda dengan ISIS. Foto/Reuters
A A A
GAZA - Ini telah menjadi mantra Israel sepanjang perang terbaru di Gaza: Hamas adalah ISIS. Padahal, kedua entitas tersebut sangat berbeda.

Sejak serangan berdarah Hamas pada 7 Oktober yang memicu konflik, para pemimpin dan komandan Israel menyamakan kelompok Hamasdengan kelompok ISIS di hampir setiap pidato dan pernyataan publik. Mereka menunjuk pada pembantaian ratusan warga sipil oleh Hamas dan membandingkan misi mereka untuk mengalahkan Hamas dengan kampanye pimpinan AS untuk mengalahkan ISIS di Irak dan Suriah.

“Hamas adalah ISIS,” Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyatakan setelah serangan itu. “Dan sama seperti kekuatan peradaban bersatu untuk mengalahkan ISIS, kekuatan peradaban harus mendukung Israel dalam mengalahkan Hamas.”

Namun dalam banyak hal, perbandingan-perbandingan ini tidak tepat sasaran karena mengabaikan asal-usul dan basis dukungan terhadap Hamas dalam masyarakat Palestina dan dengan berasumsi bahwa gerakan yang tertanam kuat ini dapat dibasmi seperti api.

Berikut Adalah 5 Kesalahan Israel Menilai Hamas Sama Seperti ISIS.

1. Salah Perhitungan terhadap Hamas Menyebabkan Kekalahan bagi Israel

5 Kesalahan Fatal Israel Menilai Hamas Sama Seperti ISIS

Foto/Reuters

Melansir AP, Kesalahan perhitungan ini mungkin telah menyebabkan ekspektasi kemenangan yang tidak realistis bagi Israel.

Hal ini juga mempersulit upaya AS dan mediator internasional lainnya untuk mengakhiri perang, yang telah menghancurkan Gaza, membuat lebih dari tiga perempat penduduknya mengungsi dan menewaskan lebih dari 13.300 warga Palestina, menurut otoritas kesehatan di wilayah yang dikuasai Hamas.

Baca Juga: Mengapa Tentara Zionis Sulit Mengalahkan Hamas? Ini Jawaban Versi Mantan Kepala Intelijen Militer Israel

2. ISIS Tidak Berani Menyerang Israel, Hamas Justru Kelompok Pejuang

Dalam wawancara akhir bulan Oktober dengan sebuah stasiun TV Lebanon, Ghazi Hamad, seorang pejabat senior Hamas, mengatakan bahwa serangan pada 7 Oktober hanyalah “pertama kali” dan menjanjikan serangan serupa di masa depan yang bertujuan untuk memusnahkan Israel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Kendaraan Kepala Komando Utara IDF di Lebanon Selatan
Prancis Larang Pejabat...
Prancis Larang Pejabat Israel Hadiri Pameran Senjata, Zionis Murka
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
PM Pakistan: Kesepakatan...
PM Pakistan: Kesepakatan AS-Iran Berpotensi Rampung dalam 24 Jam
Unik! Polisi Peru Nyamar...
Unik! Polisi Peru Nyamar Jadi Maskot Piala Dunia 2026 saat Tangkap Pengedar Narkoba
Rekomendasi
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Kemenhaj: 76.829 Jemaah...
Kemenhaj: 76.829 Jemaah Haji dari 195 Kloter Telah Tiba di Indonesia
FIFA Minta Timnas Mesir...
FIFA Minta Timnas Mesir Hapus 7 Bintang di Jersey Jelang Lawan Belgia
Berita Terkini
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved